Ketua RT dan RW di Serpong Utara Dipilih Secara Demokratis

FOTO: Eksklusif Kecamatan Serpong Utara for indolinear.com
Selasa, 20 Agustus 2019

Indolinear.com, Tangsel – Sebanyak 20 Ketua RT dan 7 Ketua RW di Kelurahan Pondok Jagung Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti pelantikan. Mereka terpilih melalui pemilihan langsung yang demokratis oleh warganya.

Plt Lurah Pondok Jagung, Julkipli Mahmud mengatakan, para ketua RT dan RW yang terpilih merupakan representasi warga untuk menjalankan tugas pelayanan kemasyarakatan. Pemilihan digelar layaknya pemilihan umum dengan menggunakan sistem pencoblosan didalam bilik tertutup.

“Warga memilih ketua RT dan RW dari calon yang mendaftar, suara terbanyak terpilih menjadi ketua RT dan RW untuk periode sampai tiga tahun kedepan,” ujarnya.

Dikatakannya, Pelantikan yang diadakan bertujuan memotivasi para ketua RT dan RW dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Selain itu juga mampu meningkatkan pelayanan kepada warga yang dipimpinnya.

“Harapannya, Ketua RT dan RW menjalankan amanah warganya dengan baik, Pelayanan harus terus ditingkatkan, apalagi banyak sekali pelayanan tingkat Kelurahan untuk warga,” kata dia.

Sekretaris Kelurahan Pondok Jagung, Nurjaman menambahkan, ketua RT dan RW yang dilantik memiliki tugas mewakili Lurah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.

“Diantaranya pendataan penduduk dan pelayanan administrasi, membuat gagasan dalam pembangunan yang melibatkan aspirasi masyarakat, mengerahkan swadaya gotong royong dan mendukung media komunikasi, informasi, serta sosialisasi antara Kelurahan dengan masyarakat,” papar dia.

Lanjutnya, pendataan penduduk menjadi tugas paling penting dan utama yang akan diemban oleh ketua RT dan RW.

“RT dan RW menjadi filter pertama pendataan penduduk, mengetahui dan mengenali warganya, Oleh karenanya warga pendatang pun diimbau untuk wajib lapor minimal 1×24 jam,” ujarnya.

Selain itu RT dan RW juga dapat mengidentifikasi potensi wilayahnya. Upaya ini turut membantu Pemkot dalam pelaksanaan pembangunan.

“Misalkan di suatu wilayah memiliki potensi perekonomian melalui pelaku usaha yang dijalani warga setempat atau lainnya sebagainya,” ujarnya.(ADV)

INDOLINEAR.TV