Keren Juga, Kawasaki W175 Dimodifikasi Dengan Gaya Bitcoin

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 4 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Melakukan modifikasi untuk kendaraan kesayangan memang tidak terbatas. Mulai dari gaya sederhana, ekstrem, hingga memang menonjolkan jati diri sang pemilik. Hal tersebutlah yang dilakukan Agus Artemis, Founder dari Cryptoiz yang mengubah Kawasaki W175 dengan konsep cafe racer yang dipadukan dengan tema bitcoin.

Bekerjasama dengan Speedking Garage, motor dari Geng Hijau ini diubah dengan tampilan simpel dan klasik. Dengan tema yang dipilih si empunya kuda besi, adalah bitcoin, maka warna yang ditambahkan di beberapa komponen roda dua ini, adalah black gold, dan sentuhan warna kuning di number plate bagian depan.

Sedangkan cat motornya, menggunakan warna deep black dan yellow custom menggunakan merk Sikken. Dengan tingkat kesulitan yang tinggi, bodi motor ini dimodif menyesuaikan grafis dengan tema Bitcoin dan logo Cryptoiz.

Body dari motor ini memiliki hornet (buntut tawon) yang dibuat dengan teknik clay modelling dan dibuat seperti konsep cafe racer kebanyakan. Single seat motor ini juga dapat dibuat menjadi double seat dengan hornet yang bisa dilepas tanpa menghilangkan nyawa dari cafe racer itu sendiri, dilansir dari Liputan6.com (02/09/2021).

Kata Sang Builder

Lalu pembuatan semua part kecil penunjang estetika motor menggunakan teknologi laser CNC yang membuat bentuk dan ukurannya sangat persis seperti keluaran pabrikan.

Menurut Buildernya, Susanto Gunawan dari Speedking Garage, dasar dari Kawasaki W175 ini berukuran sangat kecil, dengan sedikit kelemahan yaitu bentu gas tank-nya yang agak besar, maka diganti dengan milik TR175 yang memang memiliki dimensi yang lebih ramping dan pas diusung di cafe racer tanpa banyak perubahan namun tetap terlihat sangar.

Dengan basis swing arm yang pendek, motor ini diganti dengan swing arm custom yang lebih panjang 5 cm. “Sehingga bentuk motor terlihat lebih panjang dan good looking,” jelas pria yang akrab disapa Yank ini, ketika menceritakan motor modifikasi Bitcoin pertama di Indonesia ini.

Spesifikasi

Sektor suspensi depan, diganti dengan Ohlins dengan diatur lebih tinggi 2 cm dibanding suspensi bawaan pabrik. Selain itu, sektor suspensi depan juga diganti dengan up side down merk Showa diganti secara keseluruhan, dan kini menggunakan floating disc sehingga daya cengkram motor lebih mumpuni.

Beralih ke bagian ban, motor yang berkapasitas mesin standard ini, memiliki pelek DFT dan ban Pirelli Diablo Rosso dengan ukuran ban belakang 130/70-17 dan ban depan 120/70-17. Bagian tersebut, membuat motor ini menjadi padat dan sangar tanpa mengganggu performa motor karena spesifikasi yang berlebihan.

Sementara itu, budget untuk memodifikasi motor Bitcoin ini, menghabiskan Rp40 juta untuk biaya part-part yang terpasang sekaligus jasa modifikasi. (Uli)