Kerajaan Gaib Yang Dipercaya Ada Di Indonesia (2)

net/indolinear.com
Sabtu, 17 Juni 2017
Mitos | Uploader kinghendro

Indolinear.com – Keberadaan Kerajaan gaib menjadi sebuah mitos yang melegenda di masyarakat Indonesia. Berikut empat lokasi kerajaan gaib (bagian 2) yang dipercaya ada di nusantara.

Kerajaan Gaib Uwentira

Sulawesi pun memiliki mitos kawasan kerajaan gaib. Dikenal dengan sebutan kerajaan Uwentira. Kasat mata memandang, kawasan tersebut terlihat merupakan area sebuah kebun kopi yang memiliki kesan angker dan aura mistis. Dipercaya kerajaan gaib Uwentira berada di perbatasan antara Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong. Disana ada sebuah tugu berwarna kuning dan tugu tersebut dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai gerbang menuju kerajaan gaib Uwentira.

Kerajaan Gaib Negeri Paloh

Pulau Kalimantan pun memiliki mitos tentang kerajaan gaib. Kerajaan tersebut bernama Negeri Paloh. Dipercaya mitos Kerajaan Gaib Negeri Paloh berasal dari daerah Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Dipercaya makhluk astral penghuni kerajaan gaib negeri paloh kerap menculik orang-orang penduduk sekitar. Bahkan karena sering memunculkan diri kepada manusia, makhluk astral Negeri Paloh ini sudah dianggap hal yang biasa bagi warga setempat.

Kerajaan Gaib Padang 12

Masih dari wilayah Kalimantan. Dipercaya juga keberadaan kerajaan gaib bernama Padang 12. Terletak di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kawasan ini merupakan satu daerah yang diselimuti pasir seluas 12 km persegi. Kerajaan gaib ini dihuni oleh orang Limun atau dikenal makhluk sebangsa jin muslim. Namun ada juga yang menyebut mereka adalah keturunan langsung dari malaikat Marut dan Harut.

Ada cerita unik kebaikan orang Limun yang dipercaya masyarakat setempat. Suatu ketika, kediaman seorang bidan yang bertugas di sekitar daerah tersebut didatangi oleh suami istri. Si suamu meminta untuk dibantu persalinan sang istri. Tanpa fikir panjang, sang bidang membantu persalinan perempuan hamil ibu tersebut, meski sudah sangat larut malam. Usai proses persalinan, kedua tidak memiliki harta berharga untuk membayar sang bidan. Hanya segumpal kunyit yang bisa ditinggalkan keduanya sebagai bentuk terima kasih. Bidang itu sendiri pun iklas menerima dan kedua pasangan suami istri tersebut pergi. Keesokan harinya terbangun dari tidur, sang bidan terkejut saat melihat kunyit pemberian suami istri itu berubah menjadi sebongkah emas.

Dipercaya penduduk setempat, hanya orang yang memiliki hati suci dan baik yang bisa bertemu dengan orang Limun.(fin)

%d blogger menyukai ini: