Kepala Pria Ini Terjepit Mulut Buaya Saat Berenang

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 29 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Australia – Seorang pria melarikan diri setelah kepalanya terjepit mulut buaya saat berenang.

Serangan terjadi saat pria berusia 44 tahun itu sedang berenang di dekat dekat Danau Placid, di pinggiran kota Cairns, Caravonica, Queensland utara, Australia.

Insiden yang nyaris merenggut nyawanya itu terjadi pada Kamis (28/1/2021), sekitar pukul 12.45 waktu setempat.

Dilansir dari Tribunnews.com (28/01/2021), peristiwa bermula saat pria yang tidak disebutkan namanya itu sedang berenang.

Kemudian, dia merasakan benturan yang tiba-tiba menjepit bagian atas kepalanya.

Ternyata, kepalanya digigit buaya.

Pria itu pun berusaha meloloskan diri dari ancaman buaya.

“Dia memasukkan tangannya ke dalam rahang (buaya) untuk melepaskannya dari kepalanya.”

“Dan ketika dia melakukannya dan melepaskannya, ia menutup rahang buaya dengan telunjuk kirinya,” kata paramaedis yang merawat korban, Paul Sweeney.

Setelah membebaskan dirinya, pria itu berenang secara perlahan agar tidak memancing perhatian buaya.

Dia kemudian kembali ke pantai untuk meminta bantuan.

“Dia jelas khawatir ketika berenang dan hewan itu akan datang dan menyerangnya lagi, tapi untungnya tidak,” ujar Sweeney.

Lantas, pria tersebut dibawa ke rumah sakit Cairns.

Ia ditangani oleh paramedis.

Dia menderita luka tusukan ringan di kulit kepala, sisi wajah, bahu, dan jarinya.

Beruntung, cederanya tidak parah.

Tanda-tanda vitalnya pun baik.

Ia hanya sedikit kehilangan darah.

Namun, ketika dibawa ke rumah sakit, kondisinya stabil.

“Jika buaya itu menggigit lehernya atau tenggorokannya di mana pembuluh darah utama berada, maka itu bisa menjadi kematian,” terang Sweeney.

Sweeney menerangkan, tengkorak sang pria cukup keras.

Tidak ada retak atau patah tulang pada tengkorak.

“Ini hanya luka di kulit kepala dan bagian samping tulang pipi, bahu, dan jarinya,” cetusnya.

Sweeney juga menggambarkan pria itu sebagai sosok yang bugar dan terlatih.

“Dia individu yang cukup kuat, yang berusaha sekuat tenaga untuk segera kembali berenang.”

“Jadi, dia pria yang lebih berani daripada saya,” katanya.

Tempat Penyerangan Buaya

Danau Placid merupakan kolam dalam di tepi Sungai Barron.

Tempat ini menjadi wisata yang populer dan area barbekyu.

Danau Placid berlokasi sekitar 15 kilometer dari Cairns CBD.

Di kawasan inilah, banyak masalah yang terjadi terkait buaya.

Rencananya, petugas satwa liar akan melakukan peninjauan lokasi.

Mereka akan mencari informasi lebih lanjut tentang serangan untuk membantu pemindahan hewan tersebut.

Dua minggu sebelumnya, petugas mengumumkan bahwa mereka akan mencoba menangkap dan mengeluarkan reptil berukuran 2 meter yang tampak bersembunyi di sana.

Pejabat Departemen Lingkungan dan Sains mengatakan, buaya itu terlihat berenang, tetapi menenggelamkan diri ketika didekati orang.

Petugas satwa liar memasang tanda peringatan “penampakan buaya baru-baru ini” di platform pengamatan di tepi danau.

Sudah ada tanda peringatan penampakan buaya di sana dari penampakan sebelumnya.

Kasus ini pertama kali terjadi di Danau Placid.

Pada kasus yang sama, seorang pria digigit saat snorkeling di Pulau Lizard pada 23 September 2020 lalu.

Pria itu digigit di bagian kepala dan leher.

Beruntung, dia selamat setelah dilarikan ke rumah sakit Cairns dan dirawat karena cedera ringan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: