Kemendikbudristek Mengeluarkan Edaran Panduan Perkuliahan Tatap Muka di Perguruan Tinggi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 25 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kemendikbudristek mengeluarkan panduan mengenai perkuliahan tatap muka selama pandemi Covid-19.

Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2021.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek Aris Junaidi mengatakan edaran ini merupakan turunan dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Sebetulnya, sejak SKB 4 Menteri terbit awal 2021, perguruan tinggi sudah boleh mencoba tatap muka terbatas dengan persyaratan protokol kesehatan super ketat sesuai SKB 4 Menteri,” ujar Aris melalui keterangan tertulis, dilansir dari Tribunnews.com (24/09/2021).

Aris mengatakan, SKB 4 Menteri membolehkan pembelajaran hibrida dan hanya untuk kegiatan kurikuler pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“PTM Terbatas juga sesuai PPKM yang berlaku di daerah masing-masing. Yang berada pada wilayah level 1, 2, dan 3, bisa PTM Terbatas dengan melaporkan pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat. Bagi perguruan tinggi swasta, wajib melaporkan diri ke LLDIKTI wilayah masing-masing,” kata Aris.

Sejumlah tahapan harus dijalankan kampus untuk menerapkan PTM Terbatas.

Mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pemantauan, yang semuanya tercantum pada surat edaran tersebut. (Uli)