Kejar Mimpi Bekasi, Jelatah4Change Menggelar Workshop Daur Ulang Minyak Jelantah

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Jumat, 17 Desember 2021

Indolinear.com, Bekasi – Kejar Mimpi Bekasi telah menyelenggarakan workshop lingkungan yang bertajuk “Envitiator (Environment Initiator): From Waste To Cash”, berkolaborasi dengan Jelantah4Change.

Jelantah4Change merupakan komunitas yang bergerak di bidang edukasi, pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan limbah minyak jelantah (minyak goreng bekas).

Workshop kolaborasi yang diadakan di Taman Hutan Kota Bekasi pada hari Sabtu, 27 November 2021 ini, diharapkan dapat mengedukasi warga Bekasi dan memberikan solusi terhadap masalah lingkungan Bekasi melalui daur ulang limbah minyak jelantah untuk ciptakan produk berdaya jual tinggi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Hutan Kota Bekasi sebagai perwakilan dari Wakil Wali Kota Bekasi Tri Addhianto. Ia sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini dan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi generasi muda Bekasi terhadap lingkungan sekitarnya.

Sebelum workshop dimulai, lebih dari 30 peserta melakukan registrasi ulang untuk mengikuti talkshow bersama Chevie Mawarti, seorang pebisnis daur ulang sampah dan limbah minyak jelantah selama delapan tahun. Ia menjelaskan proses merintis bisnis daur ulang sampah dan limbah jelantah hingga tantangan yang dialami hingga saat ini.

“Tantangannya itu, penerimaan masyarakat yang masih memandang produk sampah sebelah mata. Seringkali dibilang mahal banget, mentang-mentang sampah. Makanya, kita butuh meyakinkan mereka kalau produk ini buatnya susah, kualitasnya juga bagus,” tukas Chevie, dilansir dari Beritasatu.com (16/12/2021).

Ia juga memperlihatkan beberapa contoh produk daur ulang limbah minyak jelantah kepada para peserta, yaitu sabun cuci serbaguna dan pewangi ruangan. Tak lupa, Chevie Mawarti menyampaikan beberapa tips dan trik untuk mengolah limbah minyak jelantah yang efektif dan aman kepada para peserta.

Setelah sesi talkshow, para peserta langsung diajak untuk mengikuti workshop pengolahan limbah minyak jelantah secara berkelompok. Workshop ini dipandu dan dibimbing langsung oleh tim Jelantah4Change, yaitu Magdalena Maristia dan Rinati. Tim Jelantah4Change memberikan arahan kepada seluruh peserta, mulai dari penjelasan alat dan bahan yang dibutuhkan, takarannya, hal-hal yang perlu diperhatikan terkait keamanan dan higienisasi, hingga sampai ke langkah pembuatannya.

Para peserta sangat antusias dalam proses pengolahannya dan pencetakan hasil karya mereka dengan limbah minyak jelantah ini. Para peserta dapat membawa pulang hasil karya daur ulang mereka.

Selama rangkaian acara Envitiator berlangsung, pihak panitia tetap menerapkan protokol kesehatan dan memastikan seluruh pihak yang berpartisipasi telah divaksin demi mencegah penyebaran kasus Covid-19 di area kegiatan. (Uli)