Kegerahan, Ular Berbisa Ini Ngadem Di Kulkas Warga

Senin, 26 Oktober 2015
Unik | Uploader Arif
loading...

Indolinear, Northern Territory - Direktur Pusat Reptil Northern Territory (NT), Rex Neindorf mengatakan ular-ular mendatangi rumah warga dalam jumlah yang sangat banyak. Bahkan salah seorang warga mengaku reptil itu ada yang sampai masuk ke dalam kulkas mereka.

“Ular-ular ini keluar dalam jumlah yang besar dan mereka semua seperti terburu-buru mendapatkan tempat yang dingin,” kata Neindorf.

“Faktor utama yang mendorong keluarnya hewan bertubuh licin ini adalah suhu pada malam hari yang hangat,” tambah dia.

Beberapa waktu terakhir dalam satu hari mereka bisa menerima telpon permintaan bantuan dari warga hingga mencapai 7 sampai 5 kali panggilan.

Pemelihara reptil, Sarah Graham misalnya mengaku pernah menerima telepon dari seorang wanita yang kulkasnya dimasuki ular.

“Saya pikir ular itu bersembunyi di balik kulkas atau di bawahnya, seperti biasanya. Tapi wanita itu berkata ‘tidak! Ular itu ada didalam kulkas saya!’.”

Ular itu berukuran panjang 75 cm berwarna coklat, merupakan spesies ular ke-9 paling mematikan di dunia dan memiliki bisa dalam jumlah yang cukup untuk membunuh manusia.

Ular itu bergelung di bawah nampan penyimpan telur di ruang yang terdapat di pintu kulkas wanita tersebut.

Graham mengatakan ular itu terlihat begitu lemas karena udara dingin di lemari es, sehingga sangat mudah untuk menangkapnya.

“Dia (ular) mungkin berpikir akan bisa meringkuk dan tertidur di dalam situ,” kata Graham.

Sekitar 90 persen dari ular yang ditemukan di rumah-rumah penduduk di Alice Springs adalah ular berbisa. Mereka mencari tempat untuk mendinginkan tubuh, karenanya mereka bisa tertarik dengan lemari es.

Neindorf mengatakan sering kali serangga masuk kedalam lemari es, dan tentu saja mereka akan mati karena udara dingin di dalamnya. Tapi kemudian tokek dan kadal bisa membaui serangga yang mati didalam lemari es itu. Karenanya mereka berusaha masuk ke dalamnya untuk bisa memakan serangga tersebut.

“Yang terjadi kemudian adalah ketika kadal atau tokek atau tikus itu berkeliaran dibawah lemari es, maka ular bisa mencium jejak mereka dan kemudian mengikutinya masuk kedalam lemari es,” pungkas Neindorf. (uli)

 

Sumber: Liputan6.com