Kecamatan Pondok Aren Juara Umum MTQ Tangsel ke 6

FOTO: iluistrasi/net/indolinear.com
Jumat, 30 Oktober 2015
loading...

Indolinear, Tangsel – Untuk kelima kalinya, qori dan qoriah dari Kecamatan Pondok Aren sukses merebut juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tangsel. Gelar terbaru direbut setelah mereka meraih poin tertinggi pada MTQ ke VI di Kecamatan Setu.

Secara resmi pengumuman juara umum dilakukan di Taman Kota 2 BSD, Kecamatan Setu pada Kamis malam (29/10/2015), bersamaan dengan penutupan MTQ ke VI yang dilakukan oleh Walikota Airin Rachmi Diany.

“Tidak nyangka jadi juara, ini berkat doa dari semua maasyarakat Pondok Aren. Ini sangat mengejutkan sekali,” kata Camat Pondok Aren Suhendar.

Berdasarkan Surat Keputusan koordinator dewan hakim dengan Nomor 05/LPTQ-TS/X/2015 yakni juara satu Pondok Aren dengan nilai 145, disusul oleh Pamulang 75, juara ketiga Kecamatan Ciputat 57, tempat keempat diduduki Kecamatan Ciputat Timur dengan 57 poin, lalu Kecamatan Serpong 51 poin, sedangkan Kecamatan Serpong Utara dengan 33 poin ada di peringkat keenam dan tuan rumah Kecamatan Setu di posisi terakhir dengan raihan 29 poin.

Penutupan MTQ ke VI dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Anisa Ulmalikah. Acara semakin seru karena dibawakan dua komedian, Kiwil dan Yadi Sembako. Ratusan masyarakat pun tumpah ruah.

Ketua Umum LPTQ Tangsel, Muhamad pada sambutanya mengatakan MTQ ke VI berlangsung lancar. Ia pun meminta tahun depan akan tetap baik bahkan harus dipertahankan.

“Yang baik harus dipertahankan. Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” katanya.

Lanjut ia, dari total 10 cabang yang dilombakan, diikuti peserta sebanyak 428. Sedangkan yang ikut finalis sebanyak 78. Diharapkan para juara dapat mempertahankan prestasinya hingga ke tingkat provinsi. Bahkan bukan hanya itu diharapkan dapat meresap dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini menjadi satu kenyataan mudah-mudahan bukan hanya dibaca tapi menjadi penyejuk dengan bacaan Al Quran dapat menentramkan berbangsa dan negara,” jelasnya.

Sementara, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Gubernur Banten, Sigit Sitarto datang mewakili Rano Karno. Ia membacakan sambutan MTQ sebgai siar Islam yang mendalam dalam upaya pendalaman Al Quran.

“MTQ juga menjadi tali silaturahmi antar lembaga agama dan tokoh masyarakat. Selain itu untuk meningkatkan hubungan dengan Allah dan manusia,” paparnya.

Sedangkan Walikota Airin Rachmi Diany mengatakan MTQ diharapkan bisa meresap dalam jiwa bagi masyarakat Tangsel. Ia pun bangga karena acara penutupan lebih ramai ketimbang saat pembukaan.

“Saya lihat ini lebih ramai ketimbang saat pembukaan. Ini sangat baik berharap kedepan akan lebih meriah lagi,” katanya.

Ia berharap Kota Tangsel bisa menjadi juara Provinsi Banten kembali di tahun depan.

“Kami mengharapkan Tangsel bisa mempertahankan juara umum. Mempertahankan lebih berat seperti sama halnya saat awal menjadi juara,” paparnya. (sophie)