KBRI Imbau WNI Di Seoul Patuhi Aturan Week of Standstill Dari Pemerintah Korsel

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 31 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Seoul – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di kota Seoul mematuhi peraturan ‘week of standstill’ pemerintah Korea Selatan.

Hal ini dikarenakan jumlah kenaikan kasus infeksi Covid-19 yang terus bertambah tiga digit setiap harinya selama 17 hari di negara ginseng tersebut.

“Pemerintah kota Seoul telah menetapkan week of standstill tanggal 30 Agustus – 6 September. Masyarakat di kota Seoul diimbau keras untuk diam di rumah dan menghindari acara berkumpul,” seperti dikutip dari dilansir dari Tribunnews.com (30/08/2020).

Dalam beberapa minggu terakhir disebut Seoul mencatat penambahan kasus tertinggi dengan sebagian besar pasien berumur 20 – 40 tahun.

Pemerintah Seoul juga telah menetapkan sejumlah aturan, diantaranya wajib menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan fasilitas umum.

Serta wajib melakukan protokol kesehatan di 12 fasilitas umum yang berpotensi menjadi sumber penyebaran virus, termasuk diantaranya restoran, tempat kursus, fasilitas keagamaan, sauna, dan fasilitas olahraga di dalam ruangan.

“Pelanggaran terhadap aturan ini bisa dikenakan denda,” tulis KBRI Seoul.

Fasilitas keagamaan dan tempat ibadah juga sementara ditutup. Masyarakat di Seoul  hanya dapat melakukan kegiatan ibadah secara daring atau online.

“Partisipasi aktif kita dengan di rumah aja dapat membantu menekan penularan Covid-19,” (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: