Kathryn Bigelow Menjadi Sutradara Wanita Pertama Pemenang Oscar 

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 10 April 2021
loading...

Indolinear.com, Los Angeles – Pada 7 Maret 2010, Kathryn Bigelow menjadi wanita pertama yang memenangkan Academy Awards untuk sutradara terbaik, untuk filmnya “The Hurt Locker”, tentang pasukan bom Amerika yang menonaktifkan bahan peledak di Irak pada tahun 2004.

Sebelum Bigelow, hanya ada tiga wanita yang dinominasikan untuk sutradara terbaik Oscar: Lina Wertmueller untuk “Seven Beauties” tahun 1975, Jane Campion untuk “The Piano” 1993 dan Sofia Coppola untuk “Lost in Translation” tahun 2003.

Namun seperti yang disebutkan, ketiganya hanya masuk nominasi. Hingga akhirnya Bigelow muncul sebagai perempuan ke-4 yang dinominasikan dan menorehkan sejarah menjadi yang pertama di antara mereka dengan pulang menenteng piala Oscar, demikian seperti dikutip dari Liputan6.com (08/04/2021).

Lahir di San Carlos, California, pada tahun 1951, Bigelow lulus dari San Francisco Art Institute pada tahun 1972 dan kemudian meraih gelar master dalam film dari Columbia University.

Ia membuat debut film fiturnya dengan “The Loveless” tahun 1982, yang ia tulis bersama dan disutradarai bersama. Film itu, tentang geng motor, dibintangi oleh Willem Dafoe.

Film berikutnya yang disutradarai Bigelow, “Near Dark” tahun 1987 adalah hibrida horor barat yang mendapatkan status pengikut kultus –tidak terlalu populer secara massal, namun digemari oleh kelompok niche tertentu.

Bigelow kemudian menyutradarai film 1990″s “Blue Steel,” yang dibintangi Jamie Lee Curtis sebagai petugas polisi yang diintai oleh seorang pembunuh, dan “Point Break” tahun 1991, tentang peselancar perampok bank, menampilkan Patrick Swayze dan Keanu Reeves.

Kredit sutradara Bigelow lainnya termasuk “Strange Days” tahun 1995 dibintangi Ralph Fiennes, “The Weight of Water” tahun 2000-an dilakoni oleh Sean Penn dan “K-19: The Widowmaker” tahun 2002 bersama Harrison Ford dan Liam Neeson.

Bersaing dengan Mantan Suaminya

Pada Academy Awardss ke-82 pada Maret 2010, Bigelow bersaing dengan nominasi sutradara kondang lainnya untuk kategori sineas terbaik, termasuk James Cameron (“Avatar”), yang dinikahinya dari 1989 – 1991, bersama dengan Lee Daniels (“Precious”), Jason Reitman (“Up in the Air”) dan Quentin Tarantino (“Inglorious Basterds”).

Setelah membuat sejarah dengan memenangkan Oscar for Best Director, Bigelow berkata, “Saya harap saya yang pertama dari banyak [wanita], dan tentu saja, saya ingin memikirkan diri saya sebagai pembuat film. Dan aku rindu pada hari ketika itu bisa menjadi titik semangat.”

Filmnya “The Hurt Locker,” yang dibintangi Jeremy Renner, Anthony Mackie dan Brian Geraghty, juga memenangkan Oscar untuk film terbaik (Best Picture), pengeditan film (Best Editing), pengeditan suara (Best Sound Editing), pencampuran suara (Best Sound Mixing), dan skenario asli (Best Screenplay). (Uli)                                                                                     Sumber: liputan6.com

Paul McCartney The Beatles Dapat Gelar Kebangsawan Inggris

Indolinear.com, Inggris – Pada 11 Maret 1997, Paul McCartney, mantan anggota The Beatles, dianugerahi gelar bangsawan Inggris oleh Ratu Elizabeth II. Gelar itu dberikan atas “layanannya pada musik”.

Dikutip dari Liputan6.com (08/04/2021), pada hari itu ia dinobatkan menjadi Sir Paul dalam upaya kemegahan dan kekhidmatan yang sudah ada selama berabad-abad di Istana Buckingham, pusat kota London.

Pada saat itu, istri dari McCartney, Linda, sedang berjuang melawan kanker payudara, sehingga tidak ikut menemaninya. Namun, tiga dari empat anaknya datang.

“Saya ingin seluruh keluarga berada di sini, tetapi ketika kami mendengar hanya ada tiga tiket, kami harus mengundurkan diri,” katanya.

Untuk anggota The Beatles lainnya yang masih hidup, Ringo Starr dan George Harrison, Sir Paul mengatakan, sejak mereka mengetahui tentang gelarnya, “Mereka memanggil saya ‘Yang Mulia’.”

McCartney mendedikasikan gelarnya untuk sesama personel The Beatles, George Harrison, Ringo Starr, dan John Lennon, serta warga di pelabuhan barat laut Liverpool.

Anggota The Beatles Lainnya Dapat Medali MBE

Pada Oktober 1965, McCartney, John Lennon, George Harrison, dan Ringo Starr mendapatkan medali MBE atau Anggota Kerajaan Inggris yang sangat mengejutkan. Lennon mengembalikan gelarnya pada 1969 sebagai protes perang dibunuh di New York pada 1980.

Selain Lennon, Harrison juga meninggal karena kanker pada 29 November 2001.

McCartney mengakui ia sangat gugup sebelum upacara, tetapi mengatakan itu merupakan pengalaman luar biasa.

Penobatan McCartney dianggap sesuatu yang lama tertunda bahkan oleh para konsevatif Inggris yang melihat sebagian besar penghargaan diberikan kepada hakim, ilmuwan, dan politisi.

Setelah The Beatles bubar pada 1970, McCartney membentuk grup Wings dan membuat rekaman bersama bintang-bintang seperti Michael Jackson dan Stevie Wonder sebelum mencoba menempuh musik klasik. (Uli)