Kantor Dinas Dan Kecamatan Di Kota Bekasi Menerapkan PeduliLindungi

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Minggu, 3 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di kantor dinas dan kecamatan.

Terdata, sudah ada beberapa dinas yang mewajibkan pegawai dan pengunjung memiliki aplikasi PeduliLindungi, untuk memperlihatkan sertifikat vaksinasi kepada petugas jaga. Dinas-dinas itu, antara lain Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Bekasi selaku Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi Nomor: 440/1395/SET.COVID-19 tentang Kewajiban Vaksinasi Covid-19 dalam Pengurusan Pelayanan Publik, sektor pelayanan publik di lingkungan Pemkot Bekasi menggunakan scan barcode PeduliLindungi untuk keperluan pengurusan pelayanan publik. Minimal warga yang mengurus administrasi telah mendapat vaksinasi dosis pertama.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdukcapil Kota Bekasi, Romi, mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sangat membantu menyisir warga yang belum mendapat vaksinasi.

“Dengan adanya aplikasi ini, dapat membantu pemerintah dalam mencapai target herd immunity dan melindung pegawai maupun warga yang yang datang ke kantor dinas mengurus administrasi kependudukan,” ujar Romi, dilansir dari Beritasatu.com (02/10/2021).

Menurutnya, penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk menjaga kesehatan dan keamanan warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) maupun kesehatan para pegawai dinas yang bertugas.

Romi menambahkan, warga yang datang ke Disdukcapil tetapi belum divaksin, agar terlebih dahulu datang di Puskesmas Karangkitri untuk mendapat pelayanan vaksinasi, yang lokasinya dekat dengan dinas.

Pelayanan

Lalu, pelayanan perizinan di DPMPTSP Kota Bekasi, warga yang membutuhkan pelayanan seperti perizinan surat izin praktik apoteker (SIPA), surat izin usaha perdagangan (SIUP), surat izin usaha konstruksi (SIUJK), wajib menunjukkan sertifikat vaksin yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Kasubag Umum dan Kepegawaian DPMPTSP Kota Bekasi, Wulan, pihaknya telah menyediakan barcode di pintu masuk gedung.

“Warga yang membutuhkan pelayanan, harus masuk ruang desinfektan lalu dicek suhu tubuhnya dan melakukan scan barcode yang telah kami sediakan,” kata Wulan.

Sektor pelayanan publik di lingkup kecamatan juga menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Salah satunya, di Kecamatan Medansatria.

Sekretaris Camat Medansatria, Rosalina Teresa, mengatakan, warga atau pun aparatur yang bertugas wajib untuk melakukan check-in PeduliLindungi.

“Seluruh aparatur Kecamatan Medansatria mengajak warga untuk melakukan vaksinasi bukan dalam rangka mau sehat sendiri dan menyulitkan prosedur pelayanan, tetapi supaya imunitas di Kecamatan Medansatria segera tercapai,” imbuhnya.

Pemkot Bekasi masih membuka layanan vaksinasi di sentra vaksinasi Stadion Patriot Candrabhaga, 56 kelurahan dan saat ini dilakukan vaksinasi door to door untuk menyisir warga yang belum divaksin. (Uli)