Kantongi Enam Medali Paralimpiade Tokyo, Indonesia Melampaui Target

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Senin, 6 September 2021
loading...

Indolinear.com, Tokyo – Dengan enam medali yang sudah dikantongi sejauh ini di Paralimpiade Tokyo 2020, Kontingen Indonesia sudah melampaui target.

Tim Indonesia menambah tiga keping medali pada hari ke-11 pelaksanaan Paralimpiade Tokyo, Sabtu (04/09/2021).

Semua medali itu berasal dari cabang olahraga para-bulu tangkis. Rinciannya adalah masing-masing satu emas, perak, dan perunggu.

Medali perunggu disumbangkan oleh tunggal putra Suryo Nugroho yang turun di kategori SU5.

Pada laga perebutan tempat ketiga, Suryo menang straight game atas Fan Jen Yu (Taiwan) dengan skor meyakinkan 21-16, 21-9.

Kemudian, medali perak diraih atas nama Dheva Anrimusthi. Dheva terpaksa menyerah dua gim langsung dari Cheah Liek Hou (Malaysia) 17-21, 15-21, pada final tunggal putra SU5.

Sementara itu, medali emas diraih oleh Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah yang turun di nomor ganda putri SL3-SU5.

Leani/Khalimatus mengalahkan Cheng Hefang/Ma Huihui (China) 21-18, 21-12 pada laga final di Yoyogi National Stadium.

Sebelumnya, Tim Merah Putih sudah lebih dulu mengumpulkan tiga medali, yakni satu perak dan dua perunggu.

Medali perak diraih atas nama Ni Nengah Widiasih dari cabor para-powerlifting nomor 41 kilogram putri.

Sementara, dua perunggu berasal dari Saptoyoga Purnomo (para-atletik 100 meter T37 putra) dan David Jacobs (para-tenis meja tunggal putra kelas 10).

aUntuk sementara, hingga berita ini ditulis, Indonesia sudah mengumpulkan total enam medali, dengan rincian satu emas, dua perak, dan dua perunggu.

Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-53 dalam klasemen medali Paralimpiade Tokyo 2020.

Chef de Mission Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo Andi Herman mengatakan bahwa perjuangan Kontingen Indonesia masih on the track.

Bahkan, sejak para-bulu tangkis bertanding, harapan melampaui target bisa terpenuhi.

“Pencapaian Kontingen Indonesia di Paralimpiade sampai hari ini sesuai dengan rencana,” ucap Andi Herman, seperti dikutip dari Kompas.com (05/09/2021).

“Bahkan, ada beberapa yang melampaui target yang sudah kita canangkan. Misalnya, pencapaian atlet para-powerlifting yang semula (ditarget) perunggu, tetapi ternyata bisa lebih,” imbuhnya.

“Lalu, ada beberapa atlet yang semula kami harapkan memperbaiki peringkat, tetapi bisa meraih perunggu,” ujar Andi Herman.

Dengan enam medali di tangan, Indonesia sudah melebihi target medali Paralimpiade Tokyo.

Sebelum berangkat, Tim Indonesia ditarget bisa mengumpulkan lima medali di Paralimpiade Tokyo, dengan rincian satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Perolehan medali Indonesia dipastikan bertambah pada hari terakhir penyelenggaraan Paralimpiade Tokyo, Minggu (5/9/2021).

Pasalnya, ada tiga wakil Indonesia dari cabor para-badmintin yang akan berjuang hari ini dalam laga perebutan medali. Leani Ratri Oktila bakal bersaing dengan Cheng Hefang (China) pada laga final tunggal putri SL4 di Yoyogo National Stadium.

Leani Ratri kemudian akan kembali tampil di partai puncak ganda campuran SL3-SU5. Dia berpasangan dangan Hary Susanto untuk melawan pasangan Prancis, Mazur Lucas/ Noel Faustine. Lalu,

pada tunggal putra SL4, Fredy Setiawan akan menghadapi wakil India Tarun untuk memperebutkan medali perunggu Paralimpiade Tokyo. (Uli)