Oleh : Moh. Ali Fadillah Kiprah Sosial-Politik Perempuan Perjalanan sejarah Banten memang  tak selamanya lurus. Ada saat di mana kejayaan Banten mengalami tikungan tajam pada beberapa kali suksesi, yang diawali dengan krisis tahta saat Pangeran Muhammad gugur dalam peperangan melawan Palembang (1596). Soalnya adalah pewaris tahta, Abdul Mafakir ...

Oleh : Moh. Ali Fadillah Keraton Untuk Sang Ibu Dalam posisi kodratnya, seperti ditunjukkan oleh bukti arkeologis dan etnografis, perempuan memainkan peran penting, selain mengurus rumah tangga juga membantu suami melakukan pekerjaan tambahan. Peran ini sangat dominan dalam historiografi tradisional Banten. Posisi perempuan semakin kuat saat berperan sebagai seorang ibu. ...

Oleh : Moh. Ali Fadillah Kisah Perempuan Gerabah Keberadaan sejumlah besar tinggalan megalitik mengindikasikan bahwa aktivitas manusia terikat dan masih bergantung pada lingkungan alam dalam memenuhi kebutuhan hidup. Dengan tinggalan berupa batu-batu dakon, lumpang dan pipisan serta gerabah, pengetahuan apa yang bisa diperoleh tentang perempuan pada masa itu? Setidaknya ...

Oleh : Moh. Ali Fadillah Perempuan dalam manuskrip dan dongeng Menelisik peran perempuan, sekali lagi harus dikatakan, kita selalu dihadapkan pada kelangkaan sumber. Maka apabila terlalu berharap pada manuskrip dalam lingkup historiografi tradisional, niscaya kita tidak akan mendapatkan banyak informasi. Oleh karena itu dalam tulisan ini, sumber-sumber sejarah yang dipergunakan ...

Oleh : Moh. Ali Fadillah Sejarah Milik Laki-Laki Sejatinya perempuan hadir pada setiap titik waktu sejarah, dan juga dalam ruang budaya Nusantara. Namun eksistensinya sering tersembunyi di balik kekuasaan dan keperkasaan laki-laki. Maka ada alasan, mengangkat tema perempuan dalam sejarah menjadi penting. Tetapi untuk itu perlu keberanian lebih. Penyebab utamanya adalah ...

Indolinear.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menginginkan agar Festival Beduk dan Gema Takbir menjadi kegiatan rutin tiap tahun saat bulan Ramadan. Bahkan, lebih jauh Sandi berharap agar kegiatan tersebut bisa dilakukan berskala internasional. “Tahun depan saya harap jadi event internasional, Festival Bedug International. Event internasional ...

Indolinear.com, Bandung – Pemerintah mendorong para seniman untuk menjadi dosen perguruan tinggi dengan jabatan hingga menjadi profesor. Usulan ini dilatarbelakangi masih minimnya dosen seni yang menjadi guru besar. Seniman terutama maestro seni bisa mendaftar menjadi dosen melalui jalur Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK). Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan ...

Indolinear.com, Jakarta – Kecamatan Jagakarsa akhirnya berhasil memperoleh poin tertinggi dan mengalahkan sembilan kecamatan lainnya dalam perlombaan Festival Beduk dan Gema Takbir Tingkat Kota Jakarta Selatan. ” Selamat kepada Kecamatan Jagakarsa yang menjadi juara” Dengan demikian, peserta dari wilayah kecamatan tersebut berhak maju ke tingkat provinsi ...

Indolinear.com, Jakarta – Dalam rangka menyambut Asian Games 2018, Pada 13 Juni hingga 15 Juli mendatang PT Pembangunan Jaya Ancol akan menggelar Ancol Asian Festival. ” Jadi, sebelum perhelatan Asian Games 2018 dimulai kita meriahkan terlebih dulu dengan kegiatan Ancol Asian Festival” Ada dua cabang olahraga untuk Asian Games yang diselenggarakan di Ancol ...

Indolinear.com, Pangandaran – Tradisi tumbuk lesung atau proses pengolahan hasil bumi seperti padi kering untuk menjadi beras atau palawija, saat ini keberadaannya mulai terancam punah. Tradisi tersebut biasanya dilakukan secara gotong royong dengan jumlah pelaku disesuaikan berdasarkan kebutuhan ukuran lesung yang digunakan. Salah satu warga Desa Cintaratu, Kecamatan ...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendukung langkah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk menyelenggarakan pameran lukisan ‘Wajah Seni Lukis Islami Indonesia ke-5’ pada 9 Juli 2018 mendatang. DPR siap bekerja sama memberikan fasilitas ruangan dan hal lain yang diperlukan. “Dukungan ini merupakan wujud ...

Indolinear.com – Bali dalam goresan tangan Huang Fong, jauh dari hiruk-pikuk modernitas dan berbagai problem sosial, ekonomi, apalagi politik. Menikmati lukisan-lukisan Huang Fong akan terbawa dalam suasana kehidupan Bali tempo dulu, yang teduh, tenang, damai, dan bersahaja. April lalu, Huang Fong genap berusia 82 tahun. Menandai ulang tahunnya sekaligus 50 tahun lebih ...

INDOLINEAR.TV