Kampus Di Kota Bekasi Belum Menggelar PTM Secara Normal

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Kamis, 30 September 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Beberapa kampus di Kota Bekasi belum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara normal. PTM hanya dilakukan secara terbatas dan lebih banyak dilakukan pembelajaran jarak jauh melalui daring.

Bahkan, para mahasiswa semester awal masih dimintai persetujuan mengisi formulir ‎terkait persetujuan kegiatan mengajar secara tatap muka di kampus.

“Saat ini belum ada kegiatan belajar di kampus,” kata Arel, salah satu mahasiswi Unive‎rsitas Krisna Dwipayana (Unkris), dilansir dari Beritasatu.com (29/09/2021).

Dia menjelaskan, pihak kampus masih mendata mahasiswa terkait p‎ersetujuan mengikuti PTM di kampus. “Masih mengisi formulir persetujuan PTM di kampus,” tuturnya.

Formulir tersebut, kata dia, dikirim secara daring melalui google form untuk mendata mahasiswa yang setuju mengikuti PTM di kampus. ‎”Saya setuju ikut PTM di kampus, sudah divaksin dosis kedua,” imbuhnya.

Begitu juga dengan kampus-kampus lain di Kota Bekasi, belum dilakukan PTM secara normal. Artinya, PTM semester ini masih dilaksanaka‎n secara terbatas. Dari total 16 pertemuan, hanya enam pertemuan tatap muka di kampus.

“Tidak semua dilakukan pertemuan secara tatap muka, lebih banyak masih dilaksanakan pembelajaran jarak jauh secara online,” kata salah satu dosen universitas swasta di Kota Bekasi, Hamludin.

Di Kota Bekasi, kasus aktif Covid-19 semakin menurun. Hari ini, terdata tersisa 26 orang yang masih menjalani isolasi mandi‎ri di 10 kelurahan se-Kota Bekasi.

“Saat ini, wilayah zona hijau di Kota Bekasi telah mencapai 7.122 RT atau 99,82% dari total sebanyak 7.135 Rukun Tetangga (RT) se-Kota Bekasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati.

Sedangkan, zona kuning sebanyak 13 RT‎ atau 0,18%. Zona merah dan zona oranye nihil di Kota Bekasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menyelenggarakan PTM terbatas sejak 1 September 2021 lalu, untuk murid SMP dan menyusul kemudian murid SD dan PAUD. (Uli)