Kadiskominfo Terima Audiensi Perwakilan HMI Cabang Bogor

FOTO: bogorkab.go.id/indolinear.com
Jumat, 2 November 2018
Bogor | Uploader puspita

Indolinear.com, Bogor – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bogor Wawan Munawar Siddik selaku Ketua Bidang Pelayanan Penyiaran Media (PPM) PB Porda menerima audiensi perwakilan HMI Cabang Bogor yang di pimpin Lutfi Pratama di ruang rapat Diskominfo, Kamis (1/11/2018).

Sebelumnya HMI Cabang Bogor melakukan unjuk rasa terkait penyelenggaraan Porda 2018 yang berlangsung beberapa waktu lalu. Salah satu tuntutan mahasiswa adalah terkait tidak menyentuhnya sosialisasi Porda 2018 di beberapa daerah pelosok hingga transparansi anggaran yang dikelola Bidang PPM Porda.

Wawan mengatakan, dirinya mengapresiasi kedatangan teman-teman mahasiswa yang ingin langsung mendengarkan penjelasan dirinya terkait dana yang dikelola oleh bidang PPM.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan teman-teman dari HMI. Ini merupakan bentuk control sosial dari teman-teman HMI dan juga bentuk kepedulian teman-teman terhadap kita,” ujar Wawan dilansir dari bogorkab.go.id.

Terkait tuntutan mahasiswa, Wawan menjelaskan bahwa terkait sosialisasi penyelenggaraan Porda, pihaknya sudah melakukan segala upaya optimal untuk menyentuh seluruh wilayah Kabupaten Bogor, bahkan Bidang PPM berupaya agar gaung event Porda ini terdengar hingga ke tingkat Nasional.

“Tidak ada prioritas wilayah dalam sosialisasi ini, malah kita ingin sosialisasi ini menyentuh tingkat Provinsi bahkan Nasional tidak hanya desa atau kecamatan. Kita surati setiap kecamatan dan desa untuk memasang umbul-umbul atau publikasi internal mereka. Kerjasama dengan beberapa media yang sifatnya saling membantu pun sudah kita lakukan, bahkan di media internal yang di miliki Diskominfo seperti radio, sosialisasi tersebut dipublikasikan hampir setiap hari, setiap jam hingga setiap menit. Tentunya apa yang kita lakukan pasti mempunyai kekurangan, sehingga ada beberapa masyarakat yang mungkin tidak mengetahui ada event ini seperti yang dimaksud dari tuntutan teman-teman HMI,” jelas Wawan.

Lanjut Wawan, untuk dana yang dikelola oleh Bidang PPM tersebut dialokasikan untuk beberapa belanja honor petugas lapangan dan publikasi di beberapa media nasional dan regional, baik cetak, elektronik, maupun online.

“Inilah hebatnya tim saya, dengan anggaran yang ada mereka berupaya untuk mencapai hasil maksimal. Satu contoh, publikasi di salah satu stasiun TV nasional di prime time dengan tawaran yang ada kita hanya membayar tidak sampai setengahnya. Lalu dengan media regional maupun lokal, kita ajak mereka bekerjasama melalui iklan, bahkan teman-teman wartawan pun kita coba alokasikan biaya untuk makan dan transportasinya, sehingga mereka mampu bekerja dalam kondisi yang nyaman. Kemudian mereka kita bantu juga untuk informasi hasil pertandingan yang dilaporkan secara realtime oleh teman-teman volunter yang ada di setiap venue. Intinya seluruh pihak yang terlibat secara sukarela merasa mempunyai tanggung jawab untuk bersama-sama mensukseskan pergelaran multi event olahraga ini,” tambah Wawan.

Wawan juga menegaskan bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi terkait anggaran Porda 2018 khususnya Bidang PPM. Sesuai intruksi Bupati Bogor yang salah satunya ingin Sukses Adminsitrasi, dirinya beserta jajaran juga berupaya mengimplementasikan instruksi tersebut dalam pengelolaan anggaran Porda.

“Tidak ada satupun yang kita tutupi, proses admisnitrasi itu sangat panjang dan itu aturan main yang wajib dilakukan. Bahkan sampai detik ini, ada beberapa pihak yang belum kita bayarkan karena proses administrasinya belum lengkap. Itu merupakan langkah kita untuk mengikuti instruksi Ibu Bupati terkait Tertib Administrasi,” terang Wawang.

Ketua HMI Cabang Bogor Lutfi Pratama menuturkan, kedatangan dirinya bersama kawan-kawan di HMI bertujuan untuk mendapatkan penjelasan terkait pengelolaan dana publikasi dan penyiaran Porda 2018. Dari hasil pertemuan tersebut, Lutfi juga mengaku puas atas penjelasan dari Bidang PPM beseta jajarannya.

“Dari awal kita mendapatkan informasi dari beberapa pihak terkait adanya penyelewengan dana Porda, lalu kita lakukan advokasi serta observasi terkait laporan ini, dan terakhir kita meminta penjelasan kepada yang memang mempunyai kewenangan, dalam hal ini bidang PPM. Di dalam pertemuan tadi, kita sampaikan temuan kita kemudian meminta penjelasan, alhamdulilah kami puas dan melihat tidak ada yang ditutup-tutupi oleh Bidang PPM terkait penggunaan anggaran Porda 2018. Akan tetapi tetap kita akan lakukan verifikasi dari hasil pertemuan ini,” kata Lutfi.(pit)

%d blogger menyukai ini: