Juventus Versus Ferencvaros, Ibarat Laga Final Bagi Si Nyonya Tua

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 25 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menyebut matchday keempat Liga Champions menghadapi Ferencvaros ibarat sebuah pertandingan final bagi klub berjulukan Si Nyonya Tua tersebut.

Laga Juventus vs Ferencvaros bakal dilangsungkan di Stadion Allianz pada Selasa (24/11/2020) waktu setempat atau Rabu (25/11/2020) dini hari WIB.

Pasukan Andrea Pirlo saat ini menempati peringkat kedua klasemen Grup G dengan nilai enam.

Cristiano Ronaldo dkk terpaut tiga angka dari Barcelona yang bertengger di posisi puncak.

Menjamu Ferencvaros, Juventus tak punya pilihan selain meraih kemenangan. Tambahan tiga angka akan membawa Si Nyonya Tua mendekat ke fase gugur Liga Champions 2020-2021.

Juventus memiliki modal bagus menjelang bentrok dengan Ferencvaros. Mereka baru saja memetik kemenangan meyakinkan atas Cagliari di kompetisi domestik.

“Kami adalah Juventus. Kami harus melanjutkan jalan kami,” ujar Pirlo dalam sesi konferensi pers jelang laga, dikutip dari Kompas.com (24/11/2020).

“Kami harus pergi ke lapangan seperti pertandingan final. Kami membutuhkan kemenangan untuk lolos ke babak 16 besar,” imbuh juru taktik berusia 41 tahun tersebut.

Pada pertemuan pertama yang digelar di markas Ferencvaros, Juventus mampu melibas wakil Hungaria itu dengan skor telak 1-4.

Pada pertandingan tersebut, Alvaro Morata tampil bagus dengan memborong dua gol. Sementara Paulo Dybala turut menyumbang satu gol.

Ditambah Cristiano Ronaldo, Morata dan Dybala bakal menjadi andalan Pirlo di lini depan Si Nyonya Tua.

Pirlo meyakini bahwa Ronaldo, Morata, serta Dybala bisa bermain bersama-sama.

“Sayangnya kami tidak pernah menyatukan mereka semua. Mereka hanya berlatih bersama-sama selama beberapa hari,” kata Pirlo.

“Namun, kami akan mencoba menemukan solusi untuk membuat mereka bisa bermain bersama,” ucap Pirlo menegaskan.

Ferencvaros yang baru mengumpulkan satu poin saat ini berada di posisi juru kunci Grup G.

Selain belum mencatatkan kemenangan, skuad besutan Serhiy Rebrov itu juga memiliki rapor buruk di barisan pertahanan dengan kebobolan 11 gol dari tiga pertandingan di Liga Champions. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: