Justin Gaethje Menilai Keputusan Pensiun McGregor Sudah Tepat

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 23 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Keputusan Conor McGregor untuk pensiun dari ajang UFC dinilai tepat oleh sesama petarung MMA, Justin Gaethje. Seperti yang diketahui, Conor McGregor sempat membuat para penikmat UFC terkejut setelah mengumumkan pensiun lewat akun Twitter pribadinya, Sabtu (6/6/2020).

Keputusan tersebut McGregor ambil karena sudah merasa jenuh menunggu kepastian soal lawan yang akan dia hadapi dalam laga selanjutnya. Sebelum itu, McGregor sejatinya sempat dirumorkan bakal menghadapi Justin Gaethje.

Namun, sebelum rencana itu terwujud, Gaethje terlebih dulu menerima tantangan Tony Ferguson pada Mei 2020. Dia kemudian sukses mengalahkan Tony Ferguson dan berhak atas sabuk juara interim kelas ringan.

Setelah itu, Gaethje kembali mendapat tawaran bertarung dari McGregor. Namun, hal tersebut tak direstui Dana White selaku Presiden UFC. White justru bersikeras mempertemukan Gaethje dengan juara bertahan kelas ringan, Khabib Numagomedov.

Rencananya, duel perebutan sabuk juara kelas ringan UFC itu bakal digelar pada September 2020. Situasi itu membuat McGregor kehilangan gairah bertarung. Pasalnya, di mata McGregor tidak ada calon lawan yang lebih menarik ketimbang Gaethje.

“Kondisi ini tidak menggairahkan saya,” ujar McGregor, seperti dikutip dari Kompas.com (22/06/2020).

“Saya ada banyak opsi lawan, tetapi tak ada yang benar-benar terwujud pada saat ini. Tidak ada yang menarik bagi saya,” imbuh dia.

Keputusan pensiun McGregor pun menuai respons dari Gaethje.

Petarung asal Amerika Serikat itu menilai keputusan yang diambil McGregor sudah tepat.

Pasalnya, jika tidak pensiun lebih cepat, McGregor diklaim bisa takluk di hadapan Gaethje.

“Saya punya kelebihan mengganggu taktik lawan. Kalau mereka mencoba mengendalikan jarak, saya menendang kaki mereka sehingga mereka harus mengulang dari awal,” kata Gaethje.

“McGregor punya waktu tiga ronde sebelum segalanya menjadi seperti neraka untuk dia. Pasti dia tak ingin merasakan hal seperti itu.”

“Jadi menurut saya dia sudah membuat keputusan tepat untuk pensiun,” tutur Gaethje mengakhiri. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: