Jual Sperma ke 80 Negara, 27.000 Bayi Haram Siap Lahir

Sabtu, 31 Oktober 2015
Internasional | Uploader Arif
loading...

Indolinear.com, Denmark – Sebuah perusahaan di Denmark bernama Cryos Internasional akan mengekspor sperma yang dikemas dalam botol-botol kecil. Sperma dari para pendonor itu dapat menghasilkan setidaknya 27.000 bayi.

“Sebanyak 96 persen dari hasil produksi kami akan diekspor. Kami seperti pabrik. Volume dan kualitas sangat penting,” ujar CEO Cryos International, Ole Schou.

Sperma tersebut berasal dari para pendonor yang dibeli dengan harga sekitar Rp 199.000 hingga Rp 1 juta. Sperma tersebut kemudian dijual dengan harga sekitar 45 hingga 1.137 dollar AS atau setara dengan Rp 499.000 hingga Rp 15 juta.

Ole Schou mengatakan, peminat sperma itu rata-rata wanita lajang. Karena itu, pihaknya menyasar para wanita lajang di berbagai belahan dunia.

Menyikapi hal itu, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, memperjualbelikan sperma hukumnya haram.

“Dalam Islam diterangkan dengan jelas bahwa jual beli sperma tidak boleh, hukumnya haram,” ujar Dahnil, Kamis (29/10/15).

Menurut Dahnil, untuk mendapatkan keturunan harus dilakukan dengan cara yang halal, yakni menikah secara resmi. Bukan dengan cara membeli sperma dari bank sperma.

Ia menambahkan, dengan cara menikah, maka asal usul keturunan menjadi jelas. Itu sangat berbeda jika melahirkan anak dengan cara jual beli sperma. Anak yang lahir itu tidak jelas siapa bapaknya, sehingga diharamkan dalam Islam.

Dikatakan Dahnil, fenomena jual beli sperma merupakan fenomena kontemporer di masyarakat Barat. Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak mengikuti cara-cara barat dalam memperoleh keturuan.

“Barat sudah tidak menjadikan institusi keluarga sebagai satu hal yang sakral untuk membangun peradaban. Wanita muslim tidak boleh membeli sperma untuk mendapatkan anak,” pungkasnya.(one)

Sumber : Pojoksatu.id