Jokowi Dan Sri Mulyani Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh

FOTO: medeka.com/indolinear.com
Kamis, 4 November 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani kembali masuk ke daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia versi the Muslim 500.

The Muslim 500 merilis daftar Muslim Paling Berpengaruh Dunia 2022. Di antara daftar, terdapat nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berada di peringkat 13, turun dari sebelumnya.

Sementara Sri Mulyani, masuk daftar Muslim Paling Berpengaruh Dunia 2022 dari sektor bisnis. Di Asia, dia hanya bersanding dengan Raja Brunei Darussalam Sultan Hasannah Bolkiah.

Dalam penjelasannya The Muslim 500, Sri Mulyani dikatakan merupakan salah satu dari pembuat kebijakan di Indonesia yang memiliki profil skala internasional.

Selama kepemimpinannya sebagai Menteri Keuangan, Indonesia yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, juga mampu masuk sebagai salah satu dari 20 negara perekonomian terbesar dunia.

Bahkan Indonesia mencatatkan perekonomian tercepat di wilayahnya. Dikatakan, ini semua berkat kombinasi kebijakan ekonomi politik dan kestabilan kondisi politik di Indonesia.

Sri Mulyani pernah terpilih sebagai Managing Director Bank Dunia pada 2010 dan bertugas hingga 2016, dilansir dari Merdeka.com (02/11/2021).

Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengisi daftar 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2022. Berbeda dari sebelumnya, kini namanya ada di urutan ke-13, menurun dari 2021.

Pusat Studi Strategi Islam (The Royal Islamic Strategi Studies Center/RISSC) menjadi lembaga riset yang merilis daftar tersebut, demikian dikutip dari laman themuslim500, Senin (1/11).

RISSC ini merupakan lembaga independen yang punya afiliasi dengan Kerajaan Yordania di Amman. Dalam situs resminya, RISSC memaparkan identitas Jokowi.

Dituliskan pula sejumlah pengaruh positif Jokowi sebagai tokoh muslim dunia.

“Joko Widodo atau Jokowi begitu ia dikenal, terpilih kembali sebagai Presiden Indonesia dalam pemilihan umum April 2019, memenangkan 55,5 persen suara dan akan menjalani masa jabatan kedua dan terakhirnya hingga 2024. Presiden Widodo memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapres. Ma’ruf Amin adalah pemimpin Majelis Ulama Indonesia, badan ulama Muslim terkemuka di negara itu.”

“Presiden Widodo adalah presiden Indonesia pertama yang tidak berasal dari militer atau elit politik. Ia berasal dari latar belakang sederhana keturunan Jawa. Ayahnya memiliki bisnis furnitur kecil-kecilan, yang seringkali tidak dapat mencukupi kebutuhannya.” (Uli)