Jarang Ditemui! Ternyata Ini Mitos Dan Keistimewaan Burung Perkutut Putih

FOTO: pikiran-rakyat.com/indolinear.com
Kamis, 7 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Burung perkutut sebenarnya memiliki banyak sekali jenis yang hingga kini masih diminati oleh pecinta burung.

Namun ada salah satu jenis burung perkutut yang memiliki mitos dan keistimewaan khusus yakni perkutut putih.

Burung perkutut putih ini banyak disebut orang-orang sebagai salah satu jenis burung perkutut yang memiliki kicauan merdu untuk didengar.

Selain itu, burung perkutut putih ternyata masih memiliki beberapa keistimewaan dan mitos lainnya yang bisa menjadi pertimbangan untuk dipelihara.

Seperti yang dikutip Pikiran-rakyat.com (06/07/2022), pertama burung perkutut putih ini menjadi primadona yang banyak dicari oleh orang-orang.

Selanjutnya yang kedua, burung perkutut putih ini sekarang menjadi salah satu burung yang termasuk langka ditemui di pasaran.

Sehingga tak heran jika banyak pecinta burung perkutut yang kesulitaan untuk menemukannya, apalagi jika burung didapatkan dari alam.

Berikutnya keistimewaan yang ketiga, burung perkutut putih ini jika bereproduksi belum tentu menghasilkan warna yang sama.

Karena walaupun indukan jantan atau betinanya warna putih, belum tentu anak yang dihasilkan bisa berwarna putih juga.

Sedangkan untuk mitosnya sendiri, konon burung perkutut putih ini tidak bisa didapatkan begitu saja secara sembarangan.

Karena biasanya orang yang akan memiliki burung perkutut putih akan bermimpi dulu pada malam harinya.

Dalam mimpi tersebut, konon akan berjumpa dengan seorang kakek yang memiliki rambut serta jenggot berwarna putih.

Hal ini bisa menjadi sebuah mitos, karena pada zaman dahulu jenis perkutut putih hanya bisa diperlihara atau dimiliki oleh kasta raja-raja saja, tidak bisa dimiliki oleh orang biasa.

Mitos kedua, banyak orang yang mempercayai jika ada seseorang yang memelihara perkutut putih, maka orang tersebut akan mendapat banyak kekayaan hingga burung peliharaannya mati.

Mitos ini sudah diketahui oleh banyak orang, terlepas dari benar atau tidaknya ini hanyalah sebuah mitos yang dikembalikan lagi kepada masing-masing individu untuk mencerna hal tersebut. (Uli)

loading...