Janda Tidur Pakai Daster, Ketika Terbangun Ada Pria di Sampingnya, Babak Belur Deh…

Jumat, 20 November 2015

PASURUAN, indolinear.com – Janda yang satu ini benar-benar kaget ketika terbangun dari tidurnya, Rabu (18/11) dini hari. Betapa tidak, perempuan bernama Wagiyati, 45 itu tiba-tiba melihat seorang lelaki yang memakai balaclava tidur di sampingnya.

Begitu ada orang asing di sampingnya, warga Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol ini pun hendak berteriak minta tolong. Sayang pria itu malah menghajar Wagiyati.

Akibatnya, korban babak belur. Dia harus dilarikan ke RS Pusdik Brimob, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, karena mengalami luka lebam di sekujur wajahnya.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden tersebut terjadi kemarin sekitar pukul 01.00. Saat itu, sebagaimana warga lainnya, Wagiyati terlelap di rumahnya.

”Saat korban terbangun, tiba-tiba ada seorang pria yang tidak dikenal tidur di sampingnya, satu ranjang. Mengetahui korban terbangun, pelaku kaget. Dia langsung menghajar korban hingga terluka lebam. Tidak lama kemudian, pelaku langsung kabur,” jelas Kepala Dusun (Kasun) Betro Ririn.

Sehari-harinya, Wagiyati memang tinggal sendirian. Saat itu dia sudah mengunci semua pintu dan jendela rumahnya. Korban tidur dengan mengenakan daster. Di lehernya, juga masih terpasang sebuah kalung emas.

Nah, lewat tengah malam, Wagiyati tiba-tiba dikagetkan dengan adanya seorang lelaki yang masuk ke rumahnya. ”Saat itu korban sempat mau berteriak karena ketakutan. Namun, oleh pelaku, mulutnya dibekap. Setelah itu, korban dihajar berkali-kali di bagian wajah dan kepalanya,” terang Ririn.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Gempol Ipda Kuncoro membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus itu. ”Modusnya belum bisa dipastikan. Tetapi, dugaan kuat kami, percobaan pemerkosaan. Sebab, tidak ada barang milik korban yang hilang. Begitu kalung emas di leher korban masih utuh,” ungkapnya.Dia menuturkan, pelaku yang berjumlah seorang tersebut diduga masuk ke rumah korban dengan merusak jendela kamar. Sebab, jendela rumah korban hanya ditutup plastik tembus pandang.

”Setelah merobek jendela dari plastik di kamar korban itu, pelaku langsung tidur di sampingnya. Namun, saat pelaku belum sempat beraksi, korban tiba-tiba terbangun. Jadi, pelaku tidak sampai melancarkan aksinya. Setelah menghajar korban, pelaku kabur lewat pintu depan,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya saat ini terus mengembangkan penyelidikan kasus tersebut. Sampai kemarin polisi belum dapat meminta keterangan kepada korban. Sebab, korban masih shock. Korban juga masih harus mendapat perawatan karena luka-lukanya. (zal/mie/c20/dwi)

Su,ber : Pojoksatu.id