Jadi Tempat Silaturahmi, Balai Warga RW 08 Graha Bunga Diresmikan

FOTO: Eksklusif Disperkimta Tangsel for indolinear.com
Minggu, 16 Februari 2020

Indolinear.com, Tangsel – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meresmikan Gedung Balai Warga RW 08 Graha Bunga, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu, 16 Februari 2020.

Balai Warga yang dibangun oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel ini merupakan pembangunan dengan anggaran APBD tahun anggaran 2019 dengan biaya sebesar Rp. 277.559.000.

Menurut Kepala Disperkimta Tangsel Ade Suprizal, gedung ini bisa berdiri seperti sekarang semua berkat dukungan dan usaha yang telah kita semua lakukan. Juga berkat doa-doa kita semua sehingga apa yang telah kita perjuangkan selama ini menjadi kenyataan.

“Pada tahun anggaran 2019 lalu, Disperkimta membangun sebanyak 16 unit Balai Warga yang merupakan usulan dari
Musrenbang, dan 3 diantaranya berada di Kecamatan Pondok Aren, salah satunya Balai Warga RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Barat ini,” jelas Ade.

Sejak tahun 2013 sampai saat ini Disperkimta Tangsel telah membangun sebanyak 381 unit Balai Warga yang tersebar di seluruh kelurahan yang ada di kota Tangerang Selatan.

“Balai Warga ini tentu menjadi dambaan bagi kita semua. Keberadaannya akan sangat bermanfaat untuk menampung
berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kemasyarakatan. Kami berharap gedung ini bisa digunakan secara maksimal untuk meningkatkan potensi yang ada dimasyarakat,” papar Ade.

Sebagai informasi, Disperkimta juga saat ini sedang melakukan upaya rehabilitasi atau pemeliharaan terhadap Balai Warga yang memang sudah diperlukan perbaikan.

“Namun demikian dengan adanya tatakelola dan pemanfaatan yang baik oleh pemanfaat, saya yakin Balai Warga ini dapat berfungsi dalam waktu yang cukup lama,” bebernya.

Sementara, dalam sambutannya, Walikota Airin mengatakan bahwa pemerintah senang sekali karena sudah ada 300 lebih Balai Warga yang terbangun dari total RW hampir 500 se Tangsel.

“PR saya banyak balai warga di luar komplek perumahan yang harus dibangun. Jadi kalau di komplek atau perumahan cenderung lebih cepat karena ada fasos fasum, sehingga kita bisa serah terima langsung dari pengembang kepada pemerintah,” ungkap Airin.

Menurutnya, tanah di luar komplek PR kita bersama, tapi mau tidak mau kita harus selesaikan bersama. Karena kebutuhan dan keingan warga dengan adanya balai warga maka tempat berkumpul dan bersilaturahmi.

“Kita tahu Tangsel merupakan wilayah perkotaan bahkan di Indonesia kita masuk daerah metropolitan, jadi
kalau lomba tingkat se Indonesia lawan kita kota-kota yang sudah tua seperti Bandung, Surabaya, Jakarta dan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Airin, mudah kita membangun, namun paling sulit melakukan pemeliharaan. Pengalaman dari 300 balai warga yang dibangun, jika ada kerusakan bisa dimasukan kedalam program pemeliharaan, anggarannya ada dari dana Kelurahan atau lainnya.

“Namun jika kerusakannya sedikit seperti cat yang sudah mengelupas diharapkan warga bisa kerjabakti. Saya titip manakala sudah membangun maka pelihara lah layaknya punya sendiri,” ungkapnya.

Gunakan dan manfaatkanlah balai warga ini. Mudah-mudahan balai warga ini bisa sebagai sebuah pengikat tali silaturahmi antara warga di RW 08 Graha Bunga ini. (ADV)

INDOLINEAR.TV