Jadi Pembawa Pesan Damai, Saraswati Memuji Lagu Sabyan

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 12 Maret 2019

Indolinear.com, Jakarta – Rahayu Saraswati memuji grup band Sabyan Gambus sebagai generasi milenial pembawa lagu kedamaian di tengah panasnya politik pilpres.

“Sabyan membawa lagu-lagu pesan damai dan kesejukan di tengah semuanya serba gontok-gontokan karena politik,” ujar Saraswati saat acara “Ngobrol Bareng Rahayu Saraswati feat. Sabyan”, dilansir dari Tribunnews.com (11/03/2019).

Anggota Komisi VIII DPR RI ini sempat menanyakan beberapa pertanyaan kepada Nissa, vokalis Sabyan.

“Keliling, mangung daerah ke daerah, ngga cape?,” tanya Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra ini.

“Ngga, tetap semangat,” jawab Nissa, yang disambut kekaguman Saraswati dan sejumlah orang yang hadir.

Seperti diketahui Sabyan Gambus sejak beberapa waktu lalu mulai membintangi beberapa konser bertajuk Konser Indonesia Menang yang berafiliasi dengan Prabowo-Sandi.

Saraswati juga sempat meminta personil Sabyan menyebut satu kata untuk Prabowo Subianto pasca bertemu di Bandung beberapa hari lalu.

“Asyik,” seloroh Nissa sambil tersenyum.

Nissa juga menceritakan saat di panggung, dirinya sempat ditanya usia oleh Prabowo Subianto.

“19 tahun. Terus pak Prabowo bilang, saya cariin jodoh yah,” kata Nissa.

Sementara satu persatu personil lainnya seperti keyboard Ahmad Fairuz alias Ayus, Wawan, Kamal dan Michael menyebut Prabowo Subianto sebagai sosok yang gagah, pejuang dan perkasa.

Sabyan dalam acara itu menyanyikan sejumlah lagu seperti Deen Assalam, Ya Habibal Qolbi, Ya Maulana, dan Allahumma Labbaik.

Saraswati berharap grup Sabyan tetap semangat dan terus berkarya menciptakan lagu-lagu dengan pesan damai.

Dalam diskusi itu, Saraswati mengungkapkan harapan bahwa perbedaan pilihan harusnya bisa diterima dan menjadi satu pembelajaran politik di Indonesia yang masih sangat muda ini.

“Kehadiran anak muda, seperti Sabyan dalam mewarnai politik dengan lagu-lagunya yang sejuk itu menunjukan keberanian. Mereka berani mengambil pilihan dan itu menunjukkan kepedulian atas masa depan bangsa ini. Jangan kehadirannya malah dijadikan alat pecah belah dan saling mencaci,” katanya.

Saraswati mengatakan dirinya sengaja mengadakan acara ini untuk mengingatkan pendukung 02 untuk tidak terbawa emosi, termakan fitnah dan menyebarkan hoax.

Dirinya menegaskan kepada pendukung untuk tetap kritis dan saling mengingatkan jika menemukan berita hoax dan turut mencegah untuk tidak menyebar luaskannya.

“Kami betul-betul perlu belajar demokrasi yang dewasa. Bagaimana bisa menjaga persatuan Indonesia, karena pasti ada orang yang ingin negara ini terpecah belah,” kata calon legislatif Dapil III DKI Jakarta ini.

Turut hadir sejumlah caleg DPRD DKI dari partai Gerindra dalam acara diskusi tersebut yakni Sabam Rajagukguk, Hj. Rany Mauliani dan Yudha Permana. (Uli)