Jadi Modern, Pemkot Tangsel Akan Revitalisasi Pasar Ciputat

Eksklusif Diskominfo Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memiliki target Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk melakukan revitalisasi Pasar Ciputat.

Menurut Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, saat ini pihaknya sedang mengkaji untuk revitalisasi Pasar Ciputat. Karena pasar ini memiliki posisi strategis di jantung ekonomi Tangsel di sebelah selatan.

“Pasar Ciputat mengcover untuk warga Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, dan sebagiana Pondok Aren. Itu sudah menjadi pusat ekonomi di tengah-tengah mall dan pertokoan modern. Pasar Ciputat menjadi pusat ekonomi masyarakat, nantinya kedepan tetap perdagangan nasionalnya dan pasar tradisionalnya ada, tetapi diimbangi dengan pusat lainnya,” kata Benyamin.

Pasar bersih tapi masih bisa tawar menawar, fix pricenya ada, mallnya ada, supermarketnya pun ada. Foodcourt dan tempat bermain anak-anak disediakan. Dengan luas 2 hektar kita akan bangun fasilitas ini dengan nilai investasi lebih dari 300 milyar.

Pemerintah Kota Tangsel dalam penyediaan infrastruktur pembangunan Pasar Ciputat menggunakan program Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Benyamin menyampaikan, sebelumnya sudah melaksanakan konsultasi publik pada revitalisasi Pasar Ciputat yang merupakan bagian dari salah satu target RPJMD Kota Tangsel ini.

Bertujuan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan mengenai kebutuhan masyarakat atau pedagang terkait dengan desain konsep pembangunan yang nantinya akan ditempati oleh para pedagang.

“Konsultasi publik adalah proses interaksi antara Pemerintah Kota Tangsel dengan masyarakat, pedagang termasuk pemangku kepentingan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas dan efektivitas KPBU,” ujarnya.

Dikatakan Benyamin, Kondisi Pasar Ciputat yang terletak di Kelurahan Ciputat itu, dibangun sejak tahun 1996, dan kondisi bangunannya saat ini sudah kurang layak digunakan.

Demikian juga dengan kondisi kios atau losnya, dan penataan pasarnya masih perlu banyak pembenahan, masih banyaknya sebagian pedagang yang berjualan dipinggir jalan sekitar pasar. Terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari, mengakibatkan kemacetan lalu-lintas yang cukup tinggi sehingga akses ke Pasar Ciputat melalui jalan Aria Putra, menjadi terganggu.

“Atas dasar permasalahan yang dihadapi Pasar Ciputat, Pemerintah Kota Tangsel berencana untuk melakukan revitalisasi Pasar Ciputat. Pedagang yang telah berjualan di Pasar Ciputat, nantinya setelah pasar yang baru terbangun akan menempati kios atau los di Pasar Ciputat, dan proses perolehan lokasi penempatan lokasi kios atau los dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dijelaskan Benyamin, jumlah kios atau los yang akan dibangun direncanakan melebihi dari jumlah pedagang yang ada sekarang. Sehingga diharapkan dapat menampung pedagang-pedagang sesuai kebutuhan.

Dalam revitalisasi pasar, juga akan dilengkapi dengan rumah potong hewan, gedung pertokoan, fasilitas parkir, foodcourt, dan taman tempat bermain, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kesempatan kerja bagi masyarakat Kecamatan Ciputat dan Kota Tangsel.

“Pengembangan Pasar Ciputat yang akan dilakukan dengan skema KPBU. Saat ini sedang pada tahapan Penyusunan Kajian Awal Prastudi Kelayakan Outline Business Case (OBC), dan diharapkan pembangunan Pasar Ciputat dapat dilaksanakan antara tahun 2019-2020, untuk jumlah kios dan lapak di sana ada sekitar 774 dan nanti akan ditambah menjadi seribuan,” jelasnya.

Jika revitalisasi Pasar Ciputat berhasil maka Pemkot Tangsel akan merevitalisasi empat pasar lainnya, yakni Pasar Jengkol, Pasar Jombang, Pasar Serpong dan Pasar Cimanggis. Namun kapan dan bagaimana sistemnya masih pada tahap kedua karena ini merupakan pekerjaan besar.

“Revitalisasi yang akan dilakukan di setiap pasar berbeda beda, tergantung dari kebutuhan warga pada pasar tersebut. Jika di Pasar Ciputat di revitalisasi mulai dari nol, di pasar lainnya tidak. Misalnya hanya revitalisasi PKL atau penambahan loss dan lainnya,” beber Benyamin.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Maya Mardiana menambahkan, Pasar Ciputat merupakan salah satu pasar terbesar di Tangsel, sehingga butuh dilakukan revitalisasi agar terlihat lebih modern, dan tidak monoton.

“Maka perlu kerjasama dengan pihak swasta, agar Pasar Ciputat bisa menjadi Pasar Tradisional yang lebih modern. Jika kondisinya sudah membaik, maka sirkulasi perekonomian akan lebih baik, untuk mengarah ke situ harus tertata dengan baik, baik soal keamanan, kebersihan juga soal penataan pasarnya,” pungkasnya. (Adv)

%d blogger menyukai ini: