Ivan Pavlov, Ilmuwan Rusia Peraih Nobel Fisiologi untuk Sekresi Pencernaan pada 1904

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 17 September 2019

Indolinear.com, Jakarta – Ivan Pavlov atau yang bernama lengkap Ivan Petrovich Pavlov lahir 14 September 1849 di Ryazan, Rusia dan meninggal pada 27 Februari 1936 di Leningrad atau Saint Petersburg yang merupakan ahli fisiologi.

Ivan Pavlov merupakan peraih Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada 1904 untuk penelitian sekresi pencernaan.

Merupakan putra pertama seorang pendeta bernama Peter Dmitrievich Pavlov.

Ivan Pavlov menghabiskan masa muda di Ryazan, Rusia Tengah, dilansir dari Tribunnews.com (15/09/2019).

Pada 1870, Pavlov meninggalkan studi teologisnya dan masuk Universitas St. Petersburg untuk belajar kimia dan fisiologi.

Setelah lulus pada 1879 dan menyelesaikan disertasinya pada 1883, Pavlov kemudian belajar di Jerman selama 1884-1886.

Pavlov berguru pada ahli fisiologi kardiovaskuler Carl Ludwig di Leipzig dan fisiologis gastrointestinal Rudolf Heidenhain.

Penelitian independen Pavlov yang pertama adalah mengenai fisiologi sistem peredaran darah.

Selama 1888-1890, Pavlov meneliti fisiologi jantung dan pengaturan tekanan darah.

Kehidupan Pribadi

Pavlov menikah dengan seorang perempuan bernama Seraphima (Sara) Vasilievna Karchevskaya tahun 1881.

Namun karena kondisi ekonomi yang tak memungkinkan, mereka sempat hidup terpisah.

Pasangan ini dikaruniai seorang putra bernama Wirchik yang meninggal saat masih kecil.

Serta tiga orang putra bernama Vladimir, Victor dan Vsevolod yang salah satunya menjadi ahli fisika dan profesor terkenal di Leningrad.

Selain itu, Pavlov dan istrinya juga memiliki seorang putri bernama Vera.

Karier

Pada 1890, Pavlov menjadi profesor fisiologi hingga mengundurkan diri pada tahun 1924.

Pavlov memprakarsai prosedur bedah yang tepat untuk hewan dengan memperhatikan perawatan pasca operasi dan fasilitas untuk pemeliharaan kesehatan.

Selama 1890-1900, Pavlov mempelajari sekresi pencernaan.

Puncaknya, Pavlov menulis buku berjudul ‘Lectures on the Work of the Digestive Glands’ pada tahun 1897.

Pada 1903, Pavlov membacakan sebuah makalah tentang psikologi eksperimental dan psikopatologi hewan di Kongres Medis Internasional ke-14 di Madrid, Spanyol.

Selanjutnya, dalam program penelitian sistematis, Pavlov mengubah upaya teoretis Sechenov untuk menemukan mekanisme refleks aktivitas psikis menjadi teori refleks terkondisi yang terbukti secara eksperimental.

Sebagai pedoman prinsip pengajaran materialistis tentang hukum yang mengatur aktivitas organisme hidup, Pavlov menyimpulkan tiga prinsip untuk teori refleks yaitu prinsip determinisme, prinsip analisis dan sintesis dan prinsip struktur.

Pengembangan prinsip-prinsip ini sangat membantu dalam membangun teori kedokteran ilmiah dan menuju penemuan hukum yang mengatur fungsi organisme secara keseluruhan. (2)

Prestasi dan Penghargaan

Pada 1901, Pavlov terpilih sebagai anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dan pada 1904 dianugerahi hadiah Nobel.

Kemudian pada 1907, Pavlov terpilih sebagai Akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dan pada 1912 diberi gelar doktor kehormatan di Universitas Cambridge.

Atas rekomendasi Akademi Medis Paris, Pavlov meraih the Order of the Legion of Honour pada 1915. (Uli)