Ipda Teguh Yang Baru Bisa Lebaran Dengan Keluarga Setelah 16 Tahun

FOTO: detik.com/indolinear.com
Jumat, 11 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Hari raya Idul Fitri menjadi momen istimewa bagi banyak orang untuk bisa berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara. Namun, tidak sedikit orang yang terpaksa melewatkan hari spesial itu bersama keluarga karena harus berdinas sebagai bentuk jawab pekerjaan.

Seperti yang dialami Ipda Teguh Wibowo. Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya ini mengaku setiap tahunnya selama 16 tahun terakhir melewatkan momen takbiran dan Idul Fitri untuk bisa berkumpul bersama keluarga.

“Selama 16 tahun saya berdinas hampir sama sekali saya bisa Lebaran di rumah. Malam takbir dan hari H (Lebaran) hampir sama sekali saya tidak bisa kumpul keluarga. Mungkin sore pas agak landai baru bisa untuk kumpul keluarga,” kata Teguh, dilansir dari Detik.com (09/06/2021).

Namun, perayaan Lebaran tahun ini sedikit berbeda bagi Teguh. Setelah hampir satu bulan terakhir bertugas di pos penyekatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tol Cikarang Barat, Teguh akhirnya bisa merayakan momen Lebaran di rumah tahun ini.

Dia mengatakan, Sudah melaksanakan tugas penjagaan penyekatan arus mudik di malam takbiran. Hari ini dirinya mendapatkan kesempatan istirahat di rumah dan itu bertepatan dengan perayaan Idul Fitri.

Teguh mengaku setiap tahun di momen takbiran dan Lebaran, dirinya kerap kali meninggalkan istri dan anak tunggal perempuannya yang masih berusia tiga tahun untuk menjalankan tugas di lapangan.

“Iya, ini juga kan karena gantian. Saya baru pulang juga tadi subuh. Tadi rekan yang non-muslim juga bisa gantian jaga. Besok kita dinas lagi di kantor seperti biasa, standby. Hari Rabu (27/5) kita ke sana (Tol Cikarang Barat) lagi,” jelasnya.

“Pas tahun kemarin di hari Lebaran contohnya saya tugas ya pengamanan arus mudik. Jadi, sebenarnya tiap tahun sebenarnya pas takbiran dan Lebaran anak sama istri sering ditinggal di momen seperti itu,” sambung Teguh.

Teguh mengaku menghabiskan banyak waktu untuk bermain bersama putri semata wayangnya saat mendapat momen seperti ini. Dia juga mengatakan telah melakukan silahturahmi secara virtual dengan keluarga yang ada di wilayah Banyuwangi, mengingat ada larangan mudik dari pemerintah karena pandemi virus Corona (COVID-19).

Bermain bersama anak di rumah hari ini, sambung Teguh, dimanfaatkannya untuk memulihkan kondisi fisiknya sebelum akhirnya kembali bertugas esok hari. Teguh juga tak mengeluh meski melewatkan berkumpul bersama keluarga di hari H Lebaran selama 16 tahun karena itu sudah merupakan tanggung jawab kerjanya.

“Iya jadi hari ini agak disayangkan saya juga tidak sempat salat Id karena baru pulang subuh tadi kan. Habis sampai rumah, mandi, bersih-bersih lalu lanjut istirahat. Yang penting bisa silahturahmi sama keluarga, tadi sempat video call bareng orang tua. Keluarga kan ada di Banyuwangi ya,” tuturnya.

“Intinya bisa main sama anak di rumah, makan ketupat bareng istri sama anak. Semacam momen untuk pulihin kondisi fisik karena besok tugas lagi kan,” lanjut Teguh. (Uli)