Insentif PPN Mendongkrak Penjualan LRT City Bekasi Eastern Green

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Senin, 16 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah resmi memperpanjang insentif bebas pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian rumah tapak serta unit hunian rumah susun (rusun) hingga akhir Desember 2021.

Ketentuan insentif PPN untuk properti ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.010/2021 yang berlaku sejak 30 Juli 2021.

Pemerintah menanggung PPN sebesar 100% untuk program insentif PPN yang berlaku untuk rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual tertinggi senilai Rp2 miliar.

Sementara itu, PPN ditanggung pemerintah sebesar 50% dikenakan untuk pembelian rumah tapak atau susun di atas Rp2 miliar sampai maksimal Rp5 miliar.

Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Properti (ACP) Indra Syahruzza mengatakan, program insentif PPN secara nyata mendorong tingkat permintaan LRT City Bekasi Eastern Green.

“Kita berharap insentif PPN tersebut, juga mampu memberikan stimulus peningkatan pasar properti sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional,” ungkap Indra Syahruzza dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Beritasatu.com (15/08/2021).

Project Director LRT City Bekasi Eastern Green Setya Aji Pramana menambahkan, sejak program insentif PPN dimulai, penjualan LRT City Bekasi Eastern Green meningkat.

“Dampak insentif PPN sangat terasa untuk menggaet konsumen karena LRT City Bekasi Eastern Green juga merupakan properti yang siap huni atau ready stock,” ujar Setya Aji.

Aji menjelaskan, antusiames masyarakat terhadap LRT yang akan segera operasi meningkatkan nilai tambah Eastern Green sebagai ikon baru di Bekasi.

“Selain promo program insentif PPN, LRT City Bekasi Eastern Green menawarkan program DP 0%, promo Rp 3 juta-an selama 3 tahun, garansi sewa dan bebas furnitur,” jelasnya.

Menurut Aji, LRT City Eastern Green mempunyai berbagai keunggulan lokasi, fasilitas, maupun integrasi dengan transportasi massal.

“Hal inilah yang membuat proyek ini menjadi sangat lengkap sebagai sebuah hunian yang digabungkan dengan sarana transportasi hingga penyediaan sarana lifestyle yang sesuai untuk penghuninya,” pungkas Aji. (Uli)