Inovasi Program Pembangunan Kabupaten Tangerang

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – Kota/Kabupaten di Negara Indonesia pada umumnya, serta Kabupaten Tangerang pada khususnya sesaat lagi akan mencapai puncak bonus demografi yaitu suatu kondisi bahwa penduduk usia produktif akan lebih mendominasi jika dibandingkan dengan penduduk usia balita dan manula.

Bonus demografi ini tentunya akan bisa dimanfaatkan maksimal apabila Pemerintah Daerah mampu menyediakan kualitas pendidikan dan kesehatan yang baik bagi masyarakatnya. Pembangunan sarana sanitasi baik di sekolah (sanisek dan kurassaki), pondok pesantren (sanitren), dan masyarakat (gebrak pakumis plus), merupakan upaya meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga di Kabupaten Tangerang.

Gambar 1.1. Kolaborasi Pembiayaan dan Pembangunan Sarana Sanitasi

Dalam membangun sarana sanitasi yang ada, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang senantiasa melibatkan seluruh stakeholder mulai dari komunitas masyarakat, komunitas sekolah, dan komunitas pesantren untuk terlibat aktif didalam pembangunan sehingga sense of belonging terhadap sarana yang dibangun dapat tercipta.

Tabel 1.1. Hasil Pelaksanaan Program Sanitasi

Tingginya angka urbanisasi di Kabupaten Tangerang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Daerah untuk mampu menyediakan berbagai layanan publik baik disektor administrasi kependudukan, transportasi, perumahan, air bersih, serta sanitasi.

Dengan fokus membangun sarana sanitasi ditengah-tengah masyarakat, pondok pesantren, dan di sekolah diharapkan dampak negatif dari urbanisasi yang tidak terkelola dapat ditekan.(ADV)

 

INDOLINEAR.TV