Ini Perbedaan Kompon Ban Motor Balap Dan Harian

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 1 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Salah satu komponen pada sepeda motor yang memiliki fungsi sangat penting adalah ban. Pasalnya, si karet bundar ini merupakan satu-satunya komponen yang bersinggungan langsung dengan aspal jalanan. Hal ini tentu berkaitan dengan kenyamanan maupun keselamatan pengendara.

Mengingat ban punya peran penting, banyak pemilik motor yang memilih ban dengan kualitas yang terbaik dengan harga yang cukup mahal. Bahkan, ada yang mengganti ban untuk penggunaan harian dengan ban yang diperuntukan untuk balapan.

Namun, perlu diketahui jika setiap ban memiliki komponen yang berbeda sesuai dengan fungsinya. Ban yang digunakan di lintasan, pastinya dibuat dengan perhitungan yang berbeda dengan ban untuk penggunaan harian.

Lalu, apa perbedaannya?

Dijelaskan Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi, untuk ban harian menggunakan 2 CT atau dua kompon teknologi, yaitu hard compound dan soft compound yang biasa dipakai untuk ban sport.

Sedangkan untuk ban balap, menggunakan tiga kompon, yaitu hard, medium, dan soft yang dikombinasikan sesuai dengan kebutuhan dan biasanya disesuaikan dengan sirkuit dan cuaca saat balapan.

“Kalau untuk ban sport, sekarang pakai 2 CT. Jadi, ada soft dan hard. Untuk yang soft ditaruh di bagian samping dan hard di bagian tengah,” ujar Rozi saat berdiskusi dengan anggota Journalis Max Community (JMC) secara virtual, belum lama ini, dilansir dari Liputan6.com (30/07/2021).

Biasanya, soft compound yang berada di samping untuk kornering. Jadi, pengendara bisa menikung dengan nyaman dan aman. Semakin bagus soft compuondnya, daya cengkram ban akan lebih bagus. Tapi, kekurangannya ban akan cepat botak alias habis,

Ban Balap

Sementara untuk ban balap, pembalap yang menginginkan ban yang bisa digunakan sepanjang balapan akan memilih hard compound. Tapi, akselerasinya memang tidak lebih baik dari pembalap yang menggunakan soft compound. Namun, konsekuensi menggunakan soft compound ban akan cepat habis, dan harus melakukan pergantian ban di sela-sela balapan.

Alternatifnya, ada beberapa pembalap yang mengombinasikan ban soft compound dan hard compound. Dan pilihan ban ini, disesuaikan dengan kebutuhan balap.

“Jadi bedanya ban harian dan balap ada di racikan dan desainnya. Kalau ban balap disesuaikan dengan sirkuitnya, kalau banyak tikungan kanan, soft compoun lebih banyak di kanan atau sebaliknya. Sementara ban harian, sudah memiliki kontruksi yang dibuat untuk segala medan,” pungkasnya. (Uli)