Ini Pemenang Puspiptek Motion Graphic Competition 2020

FOTO: sopy/indolinear.com
Jumat, 13 November 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Dalam rangka Hakteknas ke-25 serta peran utama PUSPIPTEK sebagai pusat desiminasi Iptek kepada masyarakat luas, PUSPIPTEK menggelar “PUSPIPTEK Motion Graphic Competition (PMGC) 2020″ dengan tema Pemanfaatan Inovasi Teknologi dalam Kehidupan Sehari-hari.

Pengumuman pemenang dilakukan pada Kamis (12/11/2020), secara virtual oleh Kepala Puspiptek, Sri Setiawati dan disaksikan langsung oleh Menristek BRIN, Bambang Brotjonegoro.

Juara ke-3 kategori pelajar diraih oleh MAN 2 Kota Malang, dengan judul “Drone Physical Distancing”. Untuk juara ke-2 berhasil diraih oleh MAN 11 DKI Jakarta dengan judul “Inovasi Hidrogen Ramah Lingkungan”. Sedangkan juara ke-3 untuk kategori pelajar sukses diraih oleh SMAN 12 Kota Bekasi dengan judul “Bioetanol Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan”.

Untuk kategori mahasiswa aktif, terpilih juara ke-3 Ayni dengan judul “Inovasi Energi untuk Masa Depan Indonesia”. Sedangkan untuk juara ke-2 diraih oleh Doa Ibu dari Institut Teknologi Bandung, dengan judul “A Miracle Within Reach” Sementara juara pertama diraih oleh Ruang 309 Institut Teknologi Sepuluh November dengan judul “Deteksi Penyakitmu Pakai Si Mungil Teknisium”.

PMGC 2020 terdiri atas 3 tahap seleksi yaitu seleksi awal, seleksi semifinal, dan seleksi final. Total pendaftar yang mengikuti seleksi awal berjumlah 233 tim dengan rincian 142 tim kategori Mahasiswa dan 81 tim kategori SMA.

Sebagai bentuk apresiasi, pada masing-masing kategori mendapatkan sertifikat, plakat dan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000 bagi pemenang pertama, Rp. 3.000.000 bagi pemenang kedua dan Rp. 2.000.000 bagi pemenang ketiga Adapun hasil karya finalis peserta lomba PMGC dijadikan konten digital pada virtual exhibiton I2E yang diselenggarakan oleh Kemenristek/BRIN pada tanggal 10-13 Nov 2020.

“Melalui kegiatan PUSPIPTEK sebagai satker di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional ingin membangun kolaborasi antara peneliti dengan masyarakat sehingga konten publikasi mengenai Iptek dan inovasi dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat karena memiliki gaya visual yang kekinian dan bahasa yang populer,” tutur Kepala Puspiptek Sri Setiawati.

“Semoga PUSPIPTEK-Kemenristek/BRIN dapat menjalankan kembali berbagai perlombaan lainnya sehingga kegiatan promosi atau publikasi dapat mencakup produk inovasi yang lebih luas,”  tutur Menristek BRIN.(sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: