Ini Beda Batuk Biasa Dan Batuk Karena Virus Corona

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 29 Maret 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Virus corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi di hampir sebagian negara-negara di dunia. Penyebarannya yang cepat dan meluas membuat orang-orang waspada.

Masih banyak yang kurang begitu paham dengan gejala-gejala jika seseorang terserang virus corona. Nah, salah satu gejala orang terjangkit virus corona atau Covid-19 adalah batuk.

Tetapi batuk yang dipicu oleh virus corona berbeda dengan batuk biasa yang disebabkan oleh virus influenza atau biasa disebut dengan flu.

Memang, gejala Covid-19 ini hampir mirip dengan gejala flu biasa yang dibarengi dengan demam, sakit kepala dan batuk.

Dilansir dari Dream.co.id (27/03/2020), berikut perbedaan gejala batuk akibat virus influenza dan virus corona yang perlu kamu ketahui.

Batuk Biasa Karena Flu

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, batuk akibat virus influenza sering terjadi secara tiba-tiba.

Penderita biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya kurang dari dua minggu.

Batuk karena virus flu ini juga akan disertai dengan pilek dan bersin-bersin. Sementara penderita Covid-19 tidak mengalami kondisi tersebut.

Kesimpulannya, jika seseorang batuk disertai pilek dan bersin-bersin, maka kemungkinan dia hanya menderita sakit flu biasa.

Batuk Akibat Covid-19

Sementara itu batuk pada orang positif Covid-19 berbeda dari batuk pada penderita flu.

Dr Sarah Jarvis, dokter dan Direktur Klinik di Patientaccess.com mengungkapkan bahwa orang positif Covid-19 akan mengalami batuk kering yang terus menerus.

Dr Sarah kemudian memberikan ciri-ciri dari batuk kering terus menerus yang kemungkinan menjadi gejala bagi orang terjangkit virus corona.

Ciri pertama adalah penderita belum pernah mengalami batuk kering terus menerus sebelumnya. Artinya, itu bukan batuk yang biasa dirasakan, seperti orang merokok kemudian batuk-batuk.

Batuk kering ini akan terjadi setidaknya selama setengah hari. Ciri lainnya, batuk ini terjadi terus menerus. Bukan sesekali seperti orang berdehem atau ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.

Tetap Perlu Waspada

Sesuai namanya, batuk kering adalah jenis batuk yang tidak disertai dahak. Batuk kering sangat mengganggu. Biasanya disertai dengan rasa gatal di tenggorokan.

Jadi, meski tidak selalu positif Covid-19, penderita batu kering sebaiknya waspada. Karena batuk kering ini lebih berpotensi menjadi gejala Covid-19 dibandingkan dengan batuk yang disertai dahak.

Selain demam, gejala Covid-19 yang paling umum adalah batuk kering dan sesak napas. Gejala-gejala ini terlihat pada hampir 90 persen orang positif Covid-19. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: