Ini Alasan Mengapa Kabupaten Tasikmalaya Tak Memiliki Lampu Merah

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 17 September 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Selama ini lampu lalu lintas kerap difungsikan untuk mengatur volume kendaraan, khusus di wilayah persimpangan jalan. Keberadaannya dianggap vital lantaran bisa mencegah singgungan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan.

Namun apa jadinya jika di sebuah wilayah tidak terdapat lampu merah? Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sama sekali tidak memiliki traffic light.

Bahkan, keunikan tersebut pernah diviralkan oleh mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Heri Bimantoro. Pada 2017 lalu, dirinya menyebut jika Kabupaten Tasikmalaya mungkin menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang tak memiliki lampu lalu lintas, dilansir dari Merdeka.com (16/09/2021).

Belum Layak Memiliki Lampu Merah

Tak banyak yang tahu jika Kabupaten Tasikmalaya tidak memiliki lampu merah alias traffic light. Dilansir dari laman Ini Tasik, Kamis (16/9), tiga tahun lalu Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Heri Bimantoro menyebut jika wilayahnya memang belum layak memiliki lampu merah.

Pernyataan tersebut berdasarkan data sebaran kendaraan, wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih memiliki jumlah kendaraan yang terkendali. Dibenarkan oleh salah satu warga Kabupaten Tasikmalaya bernama Umar pada Maret 2021 lalu. Menurut Umar yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, ia masih belum menemukan adanya lampu lalu lintas.

Volume Kendaraan di Ambang Batas Normal

Sementara itu, Asep Darisman selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, menjelaskan jika volume kendaraan di Kabupaten Tasikmalaya masih berada di ambang batas normal.

Dirinya mengatakan via laman Ayo Bandung, volume kendaraan di sejumlah persimpangan Tasikmalaya masih belum memenuhi syarat untuk dipasang traffic light. Seperti jumlah angka kendaraan per menit, kepadatan mobil dan motor, kecepatan kendaraan per kilometer, dan daya tampung kendaraan sesuai lebar jalan.

Dia menambahkan, beberapa simpangan di Kabupaten Tasikmalaya juga belum masuk kategori persimpangan yang diutamakan, seperti Simpang Prioritas, Simpang Non Sebidang dan Simpangan Bersinyal.

Lampu Merah Justru Akan Menambah Kemacetan

Sebenarnya di persimpangan Cisinga, Cipasung pernah dipasang lampu merah beberapa tahun lalu. Namun keberadaannya tidak berfungsi optimal.

Dalam video yang dimuat di Youtube Priangan.com, keberadaan lampu setopan justru membuat kemacetan di perempatan jalan tersebut.

Dari arah kawasan Singaparna hingga Kota Tasikmalaya padat, sedangkan dari arah Cisinga dan Cipasung justru lengang. Kondisi itu malah membuat arus lalu lintas dari Singaparna dan Kota Tasikmalaya tersendat.

Berdasarkan rekomendasi pihak terkait, akhirnya Dishub Kabupaten Tasikmalaya kembali me-non aktifkan lampu merah di kawasan Cisinga dan Cipasung sementara waktu. (Uli)