Indonesia Tembus 3 Besar Di SEA Games 2021

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 24 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kontingen Indonesia finis di posisi ketiga klasemen medali SEA Games 2021 Vietnam.

Berdasarkan data dari NOC Indonesia, tim Merah Putih berhasil meraih 241 medali dengan rincian 69 emas, 92 perak, dan 80 perunggu.

Juara umum diraih tuan rumah Vietnam dengan torehan 446 medali yang terdiri dari 205 emas, 125 perak, dan 116 perunggu.

Thailand menempati peringkat ketiga dengan jumlah 331 medali. Rinciannya, kontingen Negeri Gajah Putih membawa pulang 92 emas, 103 perak, 136 perunggu.

Adapun pencapaian posisi ketiga kontingen Indonesia di SEA Games 2021 sudah memenuhi target minimal dari Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menilai bahwa hasil tersebut tak terlepas dari implementasi Desain Besar Olahraga Indonesia (DBON).

“Keberhasilan Indonesia masuk tiga besar di SEA Games Vietnam berkat kerja keras semua pihak, khususnya para atlet, Ini menjadi bukti bahwa DBON sudah berjalan di trek yang benar,” kata Zainudin Amali dilansir dari Kompas.com (23/05/2022).

Zainudin Amali bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang di lapangan, Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, tim CdM, tim review, NOC Indonesia, KONI dan seluruh stakeholder olahraga terkait.

“Dibandingkan SEA Games Filipina, dari sisi jumlah keberangkatan atlet sudah berbeda. Kalau di Filipina 800 lebih atlet, SEA Games 2021 Vietnam kali ini, hampir separuh lebih sedikit atlet yang berangkat,” ujarnya.

“Tapi, alhamdulillah medali yang kita raih sudah memenuhi harapan dan kita berhasil masuk tiga besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Menpora Amali mengatakan pihaknya akan menggunakan cara dan sistem yang sama dalam keberangkatan atlet, bahkan akan lebih ketat. Apalagi, ada Asian Games dan SEA Games Kamboja pada 2023.

“Tantangan kita ke depan jauh lebih berat. Target utama adalah Olimpiade, untuk menuju ke sana kita harus mulai dari sekarang perubahan paradigma olahraga Indonesia,” tuturnya menjelaskan.

Pria asal Gorontalo itu meyakini, jika perubahan paradigma sistem olahraga dijalankan dengan konsisten, target Olimpiade 2044 menuju Indonesia Emas 2045 bisa terpenuhi yaitu menembus lima besar dunia. (Uli)