Indonesia Dan Meksiko Jajaki Kerjasama Pemulihan Ekonomi Paska Pandemi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 13 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Indonesia dan Meksiko sepakat jajaki sejumlah kerja sama terkait pemulihan ekonomi paska pandemi covid-19.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI, Ngurah Swajaya mengatakan kedua negara menyadari tantangan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

“Indonesia dan Meksiko sepakat untuk menjajaki kerja sama di bidang kesehatan, ekonomi digital, pertanian, pariwisata dan sustainable green economy,” kata Dubes Ngurah dalam keterangannya, dilansir dari Tribunnews.com (12/12/2020).

Kedua negara juga sepakat menyusun Stock Taking List yang berisi kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan guna mempercepat penyelesaian perundingan sejumlah perjanjian yang masih berlangsung.

Indonesia dan Meksiko memandang penting kerja sama internasional untuk memastikan ketersediaan vaksin COVID-19 yang dapat dijangkau (affordable and accessible) oleh semua masyarakat.

“Pertemuan juga membahas berbagai isu yang menjadi perhatian bersama, antara lain sepakat mendorong pertemuan atau dialog langsung antar instansi terkait kerja sama ekonomi dan perdagangan, pertanian, serta perikanan,” katanya

Hal-hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) RI-Meksiko ke-7 yang diselenggarakan pada 8 Desember 2020 secara virtual.

Kedua pihak memandang penting pertemuan pejabat tingkat tinggi serta kerja sama antar Parlemen guna memperkokoh hubungan bilateral.

Dibahas pula peluang peningkatan people-to-people contact melalui kerja sama di bidang sosial dan budaya, utamanya bidang pengelolaan warisan budaya serta beasiswa seni budaya dan bahasa.

Termasuk bertukar pandangan atas berbagai isu global dan regional, diantaranya perkembangan terakhir situasi di Asia Pasifik dan Kawasan Amerika, serta perkembangan terakhir pertemuan ASEAN dan Pacific Alliance.

“Dalam kesempatan itu, disampaikan harapan Indonesia atas dukungan Meksiko terhadap presidensi Indonesia di G20 pada tahun 2022, antara lain melalui kehadiran Presiden Meksiko dan dukungan terhadap program prioritas,” kata Dubes RI.

FKB ke-7 RI-Meksiko dilaksanakan setelah 3 tahun tertunda akibat pemilu di Meksiko (2018) dan di Indonesia (2019).

Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, dengan Delegasi dipimpin oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI, Ngurah Swajaya, sedang Delegasi Meksiko dipimpin oleh Direktur Jenderal Asia dan Pasifik Kemlu Meksiko, Claudia Franco Hijuelos.

Anggota delegasi terdiri dari Kemlu dan sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Meksiko akan mendapat giliran sebagai tuan rumah FKB ke-8 tahun 2021.

Meksiko merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di benua Amerika dengan GDP US$ 1,274 trilyun dan jumlah penduduk 120 juta jiwa.

Selain kerja sama bilateral, kedua negara negara memiliki kerjasama yang baik di berbagai forum regional dan internasional seperti G-20, APEC, MIKTA dan FEALAC.

Perdagangan dan investasi diharapkan dapat ditingkatkan dalam masa pemulihan ekonomi pasca pandemi, mengingat saat ini total perdagangan kedua negara baru tercatat senilai USD 1,2 milyar pada tahun 2019. (UlI)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: