India Mengkerangkeng Harimau Pemangsa Tiga Manusia Seumur Hidup

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 9 Juni 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seekor harimau yang membunuh tiga orang akan dikerangkeng seumur hidupnya, kata pejabat India pada Minggu. Pejabat ini mengatakan, binatang ini sangat berbahaya jika dibiarkan berkeliaran dan mengaum sembarangan.

Harimau jantan berusia lima tahun itu juga disalahkan karena menyerang binatang ternak, telah menempuh perjalanan sejauh lebih dari 500 kilometer (310 mil) dari Negara Bagian Maharashtra barat ke distrik Betul di India tengah di negara bagian Madhya Pradesh pada 2018.

“Kami telah memberinya beberapa kali kesempatan untuk hidup di alam bebas, tetapi biasanya masuk ke permukiman penduduk,” jelas kepala penjaga satwa liar Madhya Pradesh, SK Mandal, dikutip dari Merdeka.com (08/06/2020).

“Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah memasukkannya ke dalam penangkaran untuk memastikan harimau dan manusia sama-sama aman,” lanjutnya.

Harimau itu – dijuluki “gelandangan” atau “pengembara” oleh beberapa media lokal – pertama kali terperangkap pada Desember 2018 setelah perjalanan panjangnya dan ditahan di penangkaran selama dua bulan.

Hewan karnivora itu akhirnya dilengkapi dengan tanda atau kalung pelacak dan dilepas di antara cagar harimau dan taman nasional.

Namun pejabat mengatakan berulang kali hewan tersebut tersesat dan berburu di dekat pemukiman manusia, menyerang ternak dan membahayakan manusia.

Akhirnya harimau itu ditangkap dan dikirim ke kebun binatang di Bhopal, ibukota Madhya Pradesh, pada Sabtu.

Pejabat mengatakan keputusan untuk menangkap harimau dewasa itu diambil beberapa bulan lalu tapi tertunda karena lockdown untuk memutus penyebaran virus corona.

“Butuh waktu beberapa lama untuk harimau ini beradaptasi dengan lingkungan baru. Kami akan memantau tindak tanduknya,” jelas Direktur Taman Nasional Van Vihar Bhopal, Kamlika Mohanta kepada AFP.

“Sampai sekarang binatang itu akan tetap di sel isolasi. Keputusan untuk ditempatkan di kebun binatang atau mengirimkannya ke taman safari (dipagari) akan ditentukan nanti.”

Perambahan manusia pada habitat harimau telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir di negara dengan 1,3 miliar penduduk ini, yang mengarah pada konflik mematikan dengan hewan.

Hampir 225 orang tewas dalam serangan harimau antara 2014 dan 2019, menurut data pemerintah.

Berdasarkan data tersebut, lebih dari 200 harimau dibunuh oleh pemburu liar atau sengatan listrik antara 2012 dan 2018

India adalah habitat bagi sekitar 70 persen harimau dunia. Tahun lalu, pemerintah mengatakan populasi harimau telah meningkat menjadi 2.967 pada 2018 dari rekor terendah 1.411 pada 2006. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: