Ilmuwan Sebut Ternyata Nenek Moyang T-Rex Mungil, Tak Sampai Semeter!

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Sabtu, 18 Mei 2019

Indolinear.com, Jakarta – Lebih dari dua dekade yang lalu, ahli paleontologi menemukan dua buah fosil tengkorak dari spesies dinosaurus misterius di New Mexico.

Makhluk ini diperkirakan hidup 92 juta tahun lalu dan merepresentasikan Tyrannosaurus raksasa yang kita kenal, dan hidup antara 80 hingga 66 juta tahun yang lalu.

Yang menarik perhatian, ternyata tengkorak yang disebut ‘nenek moyang’ T-Rex ini berukuran sangat kecil dan tingginya hanya sepinggul, demikian seperti dilansir dari Merdeka.com (17/05/2019).

Sterling Nesbitt, ahli paleontologi asal Virginia Tech di Blacksburg menyatakan, awalnya tim paleontologis mengira bahwa itu adalah fosil Velociraptor.

Para paleontologis saat itu tidak mempunyai banyak tulang belulang dinosaurus pemakan daging sebagai perbandingan.

Sekarang, penelitian fosil ini sudah mendapat pencerahan, dan fosil ini dianggap sebagai nenek moyang T-Rex.

Analisis menunjukkan kalau fosil ini bernama Suskityrannus hazelae. T-Rex mungil ini punya paruh bebek dan spesimen fosilnya pertama kali ditemukan di Zuni Basin, New Mexico pada 1997 dan 1998.

Dengan tinggi hanya sekitar 91 sentimeter dan panjang 2,7 meter dari ujung kepala hingga ujung ekor. Bobotnya diperkirakan hanya sekitar 20 hingga 41 kilogram. Jika dibandingkan dengan bobot T-Rex yang mencapai angka 9 ton, tentu Suskityrannus berukuran sangat kecil.

Suskityrannus hidup jutaan tahun sebelum T-Rex dan diyakini sebagai salah satu wujud evolusi T-Rex sebelum menjadi raksasa.

“Suskityrannus memberi kita gambaran mengenai evolusi T-Rex yang kita kenal sebelum mereka mendominasi planet pada zamannya,” ungkap Nesbitt. (Uli)