Ilmuwan Ini Mengembangkan Permen Karet Putuskan Transmisi Covid-19

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Rabu, 22 Desember 2021

Indolinear.com, Jakarta – Para peneliti di University of Pennsylvania sedang mengembangkan permen karet yang berpotensi mengurangi penularan Covid-19.

Dilansir dari Merdeka.com (21/12/2021), penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Therapy ini dipimpin oleh Henry Daniell dari Penn’s School of Dental Medicine dengan dilakukan bersama dengan para ilmuwan dari Perelman School of Medicine, School of Veterinary Medicine, Wistar Institute dan Fraunhofer, USA.

Para peneliti mengatakan permen karet itu dicampur dengan protein nabati dan dapat menetralkan virus dalam air liur dengan menangkal SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

“SARS-CoV-2 bereplikasi di kelenjar ludah, dan kita tahu bahwa ketika seseorang yang terinfeksi bersin, batuk, atau berbicara, sebagian dari virus itu dapat dikeluarkan dan menjangkau orang lain,” kata Daniell.

“Permen karet ini menawarkan kesempatan untuk menetralisir virus dalam air liur, memberi kita cara sederhana untuk mengurangi sumber penularan penyakit,” tambah dia.

Sebelum pandemi virus corona melanda, Daniell mempelajari protein angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) untuk mengobati hipertensi. Para peneliti mengatakan suntikan ACE2 dapat mengurangi viral load pada orang dengan infeksi parah.

Pada saat yang sama ia mengembangkan protein, Daniell dan rekannya di Penn Dental Medicine, Hyun Koo, juga mengembangkan permen karet yang mengandung protein nabati untuk mengurangi plak gigi. Daniell kemudian mempertimbangkan untuk memasukkan permen karet dengan protein ACE2 yang tumbuh dari tumbuhan untuk mengurangi SARS-CoV-2 di mulut.

Daniell kemudian menghubungi Ronald Collman, seorang ahli virologi di Penn Medicine, untuk mengetahui lebih lanjut.

“Henry menghubungi saya dan bertanya apakah kami memiliki sampel untuk menguji pendekatannya, sampel seperti apa yang sesuai untuk diuji, dan apakah kami dapat memvalidasi secara internal tingkat virus SARS-CoV-2 dalam sampel air liur,” kata Collman.

“Itu mengarah pada pembangunan kolaborasi lintas sekolah pada studi mikrobioma kami,” ungkapnya.

Alhasil penelitian itu menyimpulkan bahwa dengan menggunakan permen karet itu, dapat menetralkan virus SARS-CoV-2. Tim peneliti saat ini sedang bekerja untuk mendapatkan izin untuk melakukan uji klinis untuk mengevaluasi apakah permen karet aman dan efektif untuk diuji pada pasien Covid-19. Sementara penelitian ini masih dalam tahap awal pengembangan, tim mengatakan permen karet berpotensi menjadi cara murah untuk menangkal virus tersebut. (Uli)