Ikuti Open Bidding, RSU Tangsel Fasilitasi Tes Kesehatan 23 Peserta ASN

FOTO: Eksklusif RSU Tangsel for indolinear.com
Jumat, 8 November 2019

Indolinear, Tangsel – Rumah Sakit Umum (RSU) kota Tangerang Selatan (Tangsel) memfasilitasi 23 peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah mengikuti Open Bidding atau lelang jabatan guna mengisi kekosongan pimpinan tinggi pratama di dua SKPD Pemerintah kota Tangsel dalam melakukan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan.

Rangkaian kegiatan MCU, mulai dari proses pendaftaran peserta oleh bagian administrasi dan mendapatkan rekam medis, kemudian diambil sampel darah sesuai dengan pemeriksaan kesehatan yang dibutuhkan. Pemeriksaan fisik dimulai dari pemeriksaan vital sign (tensi, nadi, pernafasan serta suhu tubuh), dilanjutkan dengan memeriksa tubuh yang dilakukan sesuai dengan prosedur fisik diagnostik, kemudian pemeriksaan mata, pemeriksaan THT dan pemeriksaan gigi.

Setelah itu, para peserta kemudian menjalani pemeriksaan USG Abdomen yang sebelumnya para peserta diwajibkan untuk berpuasa selama 8 jam dan menahan air seni.

Kepala Bidang Keperawatan RSU Tangsel, drg. Unna Rahmadona mengatakan, untuk mengikuti tahapan pemeriksaan USG Abdomen, para peserta diwajibkan untuk tidak makan dan minum sejak pukul 10 malam, setelah selesai melewati tahapan pemeriksaan USG Abdomen, para peserta diijinkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman.

Unna melanjutkan, para peserta yang telah selesai makan dan minum, 2 jam setelah itu diambil kembali sampel darahnya.

“Saya harap pendamping peserta dapat mencatat waktunya yang tepat paska para peserta selesai makan dan minum,” tambah Unna.

Kemudian proses selanjutnya, para peserta melakukan pemeriksaan penunjang lainnya seperti EKG, Treadmill test, Rontgen dada, Audiometri dan Spirometri dan ditutup dengan tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI).

Untuk dokter yang dilibatkan dalam proses pemeriksaan para peserta meliputi 11 dokter spesialis meliputi spesialis gigi, THT, jiwa, syaraf, paru, jantung, penyakit dalam, radiologi dan uriologi.

Unna juga menambahkan, setelah peserta selesai melakukan pemeriksaan, untuk hasilnya bisa diketahui hingga 2 atau 3 hari ke depan.

“Hasil pemeriksaannya akan kami berikan ke BKPP Tangsel, dan sepenuhnya akan dirahasiakan, hanya kami (RSU) Tangsel dan BKPP yang tahu, sifatnya rahasia untuk para peserta,” ungkap Unna.

Di lokasi yang sama, salah satu peserta ASN yang mengikuti lelang jabatan, Aris Kurniawan yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tangsel mengatakan, dia mengikuti rangkaian MCU sebagai salah satu persyaratan ikut dalam lelang jabatan yang dibuka oleh Pemkot Tangsel tahun ini. Diharapkan hasil dari pemeriksaan kesehatan ini bisa mencapai kesehatan yang maksimal.

“Hasil dari pemeriksaan kesehatan nantinya ketahuan kan penyakit apa yang kita alami, maka diperlukan deteksi dini dan pencegahan penyakit secara menyeluruh dan kompehensif,” bilang Aris.

Diketahui, Pemerintah kota Tangsel pada tahun 2019 ini membuka kembali lelang jabatan untuk mengisi kekosongan enam SKPD. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Kesatuan Bangsa Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel.

Untuk peserta hari pertama, Rabu (6/11) peserta yang mengikuti MCU, diantaranya Wawang Kusdaya, Dahlia Nadeak, Farach Richi, Kunti Bratajayaatmajaningsih, Eru Sudarmanto, Wahyudi Leksono, Lisherni, Yepi Suherman, Aries Kurniawan, Arios Putra Jaya, Mukoddas Syuhada, dan Ade Afrizal.

Sementara peserta yang mengikuti MCU pada hari kedua, diantaranya Abdul Aziz, Heru Agus Santoso, Sigit Widodo Nugrohadi, Achmad Widijanto, Dedeng Apriyanto Dasa, Fuad, Eki Herdiana, Oki Rudianto, Dandi Pryantara, Muhamad Saleh Musa, dan Arie Bayu Yudhistira.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi menerangkan, tes kesehatan untuk para peserta akan berpengaruh terhadap hasil lelang jabatan. Dari hasil tes kesehatan itu akan ditentukan sejauh mana kesehatan dan kelayakan para peserta.

“Mudah-mudahan semua peserta sehat,” singkatnya.(ADV)

INDOLINEAR.TV