Ikut Pilkada Pandeglang, AE Ferdi Ligaswara Tawarkan Panca Kerja

FOTO: indolinear.com
Sabtu, 1 Februari 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADIĀ PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Pandeglang – Didorong oleh keinginan untuk memajukan tanah kelahirannya, AE Ferdi Ligaswara bertekad maju pada Pilkada Kabupaten Pandeglang 2020 ini.

Pria kelahiran Pandeglang tahun 1960 yang kini menjabat Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung ini, menyatakan tekadnya membenahi bebagai sektor pembangunan di Kabupaten Pandeglang.

Dengan semangatĀ  juang “Ti Bandung Balik ka Kampung”, Ferdi berkeyakinan Pandeglang akan lebih maju dengan pengelolaan pemerintahan yang baik dan profesional.

“Saya punya program Panca Kerja yakni kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja berkualitas dan kerja tuntas, saya yakin Kabupaten Pandeglang akan lebih baik dan maju ke depannya. Tentu semua ini butuh implementasi yang didasari semangat yang tinggi pula,” ungkap Ferdi.

Berbekal pengalaman kerja di Pemkot Bandung, Ferdi juga yakin dirinya mampu mengelola pemerintahan di Kabupaten Pandeglang dengan baik dan profesional.

Ayah dari tiga anak ini mengungkapkan, potensi sumber daya alam Kabupaten Pandeglang yang luar biasa selama ini kurang terkelola dengan baik. Hal ini berdampak kurang baik terhadap daya saing daerah. Dengan semangat Panca Kerja itu, Insha Allah pengelolaan pemerintah dan sumber daya alam akan semakin baik, yang pada akhirnya Pandeglang akan lebih maju fan berdaya saing.

“Memang semua butuh proses dan perjuangan yang tidak ringan. Tapi dengan semangat cintllll”a daerah dan rela berkorban untuk tanah kelahiran, maka semua cita-cita dan keinginan akan tercapai. Mari bersama membangun Pandeglang,” papar Ferdi.

Aktivis

Di luar aktivitasnya di dunia pemerintahan, Ferdi dikenal sebagai pribadi yang aktif dan mudah bergaul. Berbagai organisasi mulai daru keagamaan, sosial, seni budaya hingga bela diri ia jalani. Ia juga tercatat pernah menjadi Sekretaris II Komite Pembentukan Provinsi Banten.

“Bukan bermaksud menyombongkan diri. Dari sisi silsilah atau keturunan, rasanya saya boleh mengklaim sebagai anak pemuka agama. Amarhum ayah saya (KH. EA Soetisna, red) adalah pendakwah atau mubaligh yang sering berdakwah ke pelosok Pandeglang, Banten dan Jawa Barat,” pungkasnya.(rkm)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: