Hyundai Mempersiapkan Ioniq 5 Dengan Spesifikasi Lebih Buas

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 15 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai, nampaknya tidak main-main dalam urusan pengembangan mobil listrik. Setelah memperkenalkan Ioniq 5 dan yang terbaru adalah Ioniq 6, kini Hyundai mengembangkan salah satu dari model tersebut untuk dibuat dengan versi yang lebih beringas.

Melansir dari Liputan6.com (13/07/2022), mereka berhasil mengabadikan spyshoot terkait kehadiran Ioniq 5 yang akan dimasukkan ke dalam keluarga N. Adapun Model N tersebut merupakan sebuah divisi baru yang nantinya akan memproduksi mobil-mobil dengan tenaga yang lebih besar.

Kehadiran Hyundai Ioniq 5 N ini memiliki beberapa perbedaan dari versi standarnya. Di mana, penyesuaian tersebut lebih ke arah handling, serta penggunaan suspensi yang lebih rendah. Bahkan, untuk trek (jarak antara ban kanan dan kiri) depan dan belakang pun dibuat lebih lebar lagi.

Tidak hanya itu, perbedaan lainnya juga berada pada penggunaan ban berprofil rendah yang dipadukan dengan desain velg baru sehingga membuatnya menjadi lebih powerful.

Lantaran mobil ini mendapat tambahan tenaga yang lebih besar, maka perubahan tidak hanya dari sektor eksterior. Namun, pabrikan juga telah menyelaraskan beberapa komponen seperti kaliper dan rotor yang lebih besar.

Meski secara jelas spesifikasi baterai yang digunakan serta tenaga yang diproduksi, banyak spekulasi yang berkembang mengabarkan bahwa mobil listrik ini mampu menghasilkan 576 tk dengan torsi puncak 740 Nm.

Dengan begitu, untuk berakselerasi dari posisi diam hingga 100 kpj, mobil ini dapat melakukannya dengan 3,5 detik.

Jika dibandingkan dengan versi standarnya, tenaga yang dihasilkan oleh Ioniq 5 berkisar pada 320 tk dengan torsi sebesar 604 Nm.

Bukan Tesla, Ini Mobil Listrik Paling Laris di China

Produsen mobil listrik Cina, BYD, berhasil membukukan penjualan yang fantastis sepanjang paruh pertama tahun 2022. Sebagaimana yang diinformasikan oleh Carnewschina, BYD, berhasil mengumpulkan penjualan sebanyak 641.350 unit atau mengalami peningkatan sebesar 314,9 persen dari periode sebelumnya.

Berkat kebolehannya dalam sektor penjualannya tersebut, BYD, sukses menggusur mahkota sebagai produsen mobil listrik terlaris di Cina melalui beberapa model baru yang diluncurkan untuk konsumen domestik.

Sementara Tesla, sebagai pesaing terberat untuk segmen mobil listrik, mengumpulkan total penjualan 564.000 unit. Angka tersebut, masih mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sebesar 46 persen. Pada periode yang sama tahun 2021, Tesla, menorehkan penjualan sebesar 386.200 unit.

Mendapati angka penjualan yang tidak lebih baik dari BYD, CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan hal tersebut memang dipengaruhi oleh salah satu faktor penting dalam urusan produksi mobil.

“Gangguan rantai pasokan dalam dua tahun terakhir benar-benar mimpi buruk, satu demi satu, dan kita belum keluar dari masalah,” ungkap Elon Musk. (Uli)

loading...