HUT 75 Harus Memotivasi DPR RI Untuk Tingkatkan Kinerja

FOTO: rmco.id/indolinear.com
Minggu, 30 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan, pada usia 75 tahun, DPR sudah melewati proses transformasi dalam peran dan fungsinya. Hal itu disampaikan Lucius tepat pada peringatan 75 tahun DPR, 29 Agustus.

“DPR sudah bertransformasi menjadi lembaga perwakilan dengan mendorong pemilu secara langsung agar legitimasi wakil rakyat terpilih makin kredibel,” kata Lucius, melalui pernyataan tertulis, dilansir dari Rmco.id (29/08/2020).

Pada era Orde Baru, kata dia, DPR kerap disebut ‘tukang stempel’ karena sistem otoritarian yang berlangsung. “Rezim Orba berhasil membangun DPR sebagai aksesoris demokrasi demi melegitimasi kekuasaan yang diemban Soeharto,” ujarnya.

Pada hari ini, kata Lucius, DPR memperingati usia 75 tahun atau 3/4 abad. Usia 75 tahun DPR harus memotivasi para anggotanya agar semakin meningkatkan tugas pengawasan, anggaran, dan legislasi yang semuanya harus berpihak pada rakyat. “Yang bisa memberi makna pada DPR adalah orang-orang yang dipilih menjadi anggotanya, yang dalam hal ini merupakan orang-orang terpilih yang memenangi Pemilu sesuai aturan yang berlaku,” ujar Lucius.

Dia menilai, figur menjadi agen yang menentukan perkembangan usia DPR dari waktu ke waktu. Figur-figur yang menjadi anggota DPR merupakan produk dari sebuah proses politik melalui pemilu. “Yang berperan dalam hal ini ada parpol, ada anggota DPR, ada pemerintah (eksekutif), ada aturan atau sistem yang berlaku,” pungkasnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: