Hendrawan Akan Tangani Empat Pebulu Tangkis Tunggal Putra Malaysia

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 10 Juli 2019

Indolinear.com, Malaysia – Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengumumkan pada Sabtu (6/7/2019) bahwa Hendrawan akan tetap lanjut bekerja di sana sebagai pelatih tunggal putra. Dia bertugas hingga kontraknya berakhir setelah Olimpiade Tokyo 2020.

Sebelumnya, Hendrawan merupakan pelatih pribadi dari pebulu tangkis bintang Malaysia, Lee Chong Wei, yang baru saja memutuskan gantung raket karena masalah kesehatan.

Presiden BAM, Norza Zakaria, mengatakan bahwa Hendrawan kini ditugaskan mengembangkan kemampuan Lee Zii Jia, Soong Joo Ven, Lim Chong King, dan Cheam June Wei agar bisa menjadi suksesor Lee Chong Wei.

Kehadiran Hendrawan juga diharapkan bisa mengantarkan keempat pemain tadi menembus Olimpiade Tokyo 2020.

“Keahlian Hendrawan sangat berharga bagi kami,” ujar Presiden BAM, Norza, yang dikutip dari Kompas.com (09/07/2019).

“Hendrawan akan menerapkan taktik latihan yang ia gunakan saat menangani Lee Chong Wei untuk keempat pemain tersebut,” tutur Norza melanjutkan.

Hendrawan dikenal sebagai salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang pernah meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000.

Pria jebolan PB Djarum Kudus itu memulai karier kepelatihannya bersama BAM pada 2009. Kala itu, Hendrawan masih menangani tim bulu tangkis junior negeri jiran tersebut.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015, Hendrawan dipercaya untuk menjadi pelatih Lee Chong Wei dan sukses membawa sang pemain bangkit usai kasus doping.

Di bawah asuhan Hendrawan, Lee Chong Wei berhasil merengkuh sejumlah prestasi yang membawanya kembali ke peringkat 1 dunia.

Setelah Lee Chong Wei Pensiun Kehadiran Hendrawan pada sektor tunggal putra BAM tidak mengubah struktur kepelatihan yang ada. Jabatan pelatih kepala tunggal putra masih dipegang oleh Misbun Sidek, yang dibantu oleh pelatih asal Indonesia, Indra Wijaya.

Sidek dan Indra akan fokus mengembangkan pemain-pemain yang lebih muda seperti Leong Jun Hao, Tan Jia Wei, dan Aidil Soleh.  (Uli)