Hal Yang Pantang Kamu Lakukan Sebelum Berlari Atau Berolahraga Lainnya

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 22 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebelum berolahraga, terdapat hal yang perlu kita persiapkan atau lakukan terlebih dahulu. Hal ini termasuk pada saat kita hendak berlari.

Persiapan yang perlu dilakukan ini tak hanya sekadar peregangan dan pemanasan saja. Makanan dan minuman yang kamu konsumsi juga perlu diperhatikan sebelum berlari.

Sejumlah hal yang kamu lakukan sebelum berolahraga bisa sangat mempengaruhi performamu. Sejumlah hal bahkan bisa membuatmu tak nyaman atau berisiko mengalami cedera.

Oleh karena itu, penting untuk menghindari sejumlah hal yang bisa berdampak buruk terhadap olahraga yang akan kamu lakukan. Dilansir dari Merdeka.com (20/06/2021), berikut sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan sebelum berolahraga atau berlari.

  1. Peregangan Statis

Melakukan peregangan merupakan hal yang penting dilakukan sebelum berolahraga. Namun jika melakukan peregangan statis sebelum berlari, bisa berdampak buruk.

Melakukan peregangan statis pada saat otot masih dingin dan kaku bisa membuatmu berisiko cedera. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan peregangan dinamis sebelum berlari.

Cara Mengatasinya: Peregangan dinamis bisa membantu aliran darah masuk ke otot, menggerakkan sendi ke berbagai arah serta beragam gerakan. Melakukan lunges sambil berjalan serta memutar pinggang merupakan peregangan yang bisa kamu lakukan.

  1. Makan Terlalu Banyak Serat

Konsumsi makanan tinggi serat memang baik untuk dilakukan, namun pastikan jangan melakukannya sebelum berlari. Pasalnya, serat sebenarnya merupakan karbohidrat yang tidak dapat dicerna tubuh.

Serat bisa bermanfaat menghilangkan rasa sakit dan mestabilkan gula darah,namun mengonsumsinya sebelum berolahraga bisa sebabkan masalah pencernaan. Hal ini bisa membuatmu kembung dan ingin buang air besar ketika berolahraga.

Cara mengatasinya: Sebelum berlari, pastikan untuk mengonsumsi karbohidrat yang mudah dicerna seperti granola, oatmeal, atau pisang. Makanan ini bisa memberi energi yang kamu butuhkan untuk berolahraga tanpa menimbulkan masalah pencernaan.

  1. Berolahraga Berlebihan

Jika kamu berencana untuk berlari, sebaiknya tidak berolahraga secara berlebihan sebelumnya. Melakukan push-up, squat, atau angkat beban yang berlebihan bisa membuat kamu merasa lelah dan kakimu menjadi berat.

Berolahraga sebelum berlari juga bisa menguras tenagamu sehingga kamu tidak dapat berlari dengan maksimal. Oleh karena itu, pastikan untuk membatasi olahraga yang kamu lakukan sebelum berlari.

Cara mengatasinya: Jadwalkan kapan kamu akan berlari dan kapan kamu berolahraga. Sebisa mungkin lakukan pada hari yang berbeda.

  1. Konsumsi Karbohidrat Berlebih

Karbohidrat memang merupakan bahan bakar bagi tubuh untuk berlari, namun bukan berarti bahwa kamu sebaiknya mengonsumsinya dalam jumlah banyak sebelumnya. Bagi kegiatan berlari sehari-hari, hal ini justru bisa membuatmu jadi kelelahan.

Ketika kamu mengonsumsi karbohidrat, gula darah dalam tubuh meningkat dan memberi tambahan tenaga. Walau begitu, setelah itu gula darah bakal turun sehingga energi menurun dan kamu merasa kelelahan.

Cara mengatasinya: Konsumsi 40 hingga 60 gram karbohidrat yang mudah dicerna setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum berlari.

  1. Melewatkan Pemanasan

Banyak orang tidak menganggap penting perlunya melakukan pemanasan sebelum berlari. Banyak orang melewatkannya dan menganggap bisa melakukannya langsung sembari berlari.

Untuk mencegah cedera dan mencapai performa berlari yang maksimal, penting untuk melakukan pemanasan dengan tepat. Pemanasan sebelum berlari juga bisa meringankan jantung dan pembuluh darah untuk mempermudah olahraga.

Cara mengatasinya: Luangkan setidaknya lima menit sebelum berolahraga untuk pemanasan. Kamu bisa melakukannya dengan berbagai gerakan atau hanya dengan mengayuh sepeda statis saja.

  1. Minum Terlalu Banyak Air

Walau kamu merasa haus, namun sebaiknyha hindari minum terlalu banyak air sebelum berlari. Banyak orang yang melakukan hal ini karena takut mereka bakal merasa dehidrasi ketika tengah berlari.

Namun, minum terlalu banyak air ketika berlari bisa membuat perut terasa penuh dan kamu menjadi sering buang air. Walau begitu, kamu juga tidak sebaiknya menghindari konsumsi air sama sekali.

Cara Mengatasinya: Minum dalam jumlah cukup dan bawalah juga botol minum pada saat kamu tengah berlari. (Uli)