Gubernur Wahidin Bahas Perbaikan Jalan di Banten dengan Jokowi

liputan6com/indolinear.com
Sabtu, 26 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Gubernur Banten Wahidin Halim mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ini merupakan pertemuan yang pertama kalinya setelah Wahidin dilantik.

Usai pertemuan, Wahidin mengatakan, ada beberapa proyek pembangunan infrastruktur di Banten yang butuh perhatian dan bantuan pemerintah pusat. Yang paling utama adalah perbaikan jalan-jalan nasional menuju lokasi wisata yang kurang memadai.

“Ya kita berbincang-bincang saja. Pak Presiden merespons cukup bagus. Akan dipikirkan. Akan kita bicarakan,” kata Wahidin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Wahidin mengatakan, selama ini jalan-jalan di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah baik. Kondisi ini berbanding terbalik dengan jalan di wilayah Banten.

Sedikitnya, ada 230 km jalan di Banten rusak. Jalan yang menjadi tanggung jawab pemprov sepanjang 127 km.

Mantan Wali Kota Tangerang itu berniat menyelesaikan semua jalan rusak ini selama dua tahun ke depan. Ia berharap, dengan begitu, Banten tak lagi disebut daerah terbelakang dan tertinggal. Pemerintah pusat juga akan membantu membangun jalan menuju lokasi wisata.

“Kita juga dibantu pembangunan jalan lepas pantai selatan dan utara. Dari bandara (Soekarno-Hatta) sampai Cilegon, dari Pantai Sukabumi sampai ke Tanjung Lesung,” jelas Wahidin.

Siapkan Dana Rp 1,8 Triliun

Pemprov Banten memang sudah menyiapkan dana Rp 1,8 triliun untuk memperbaiki jalan yang rusak. Infrastruktur ini sangat penting terutama untuk meningkatkan potensi pariwisata di Banten, khususnya pantai.

“Sebetulnya pantai-pantai kita banyak diminati. Tapi kurang didukung infrastruktur. Kalau jalannya bagus, pas,” imbuh dia.

Politikus Partai Demokrat itu ingin jalan-jalan di pinggir pantai diperlebar seperti yang ada di luar negeri. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati pantai-pantai yang ada di Banten.

“Perhatian Pak Jokowi sangat luar biasa untuk Banten. Beliau menampung dulu apa yang dilakukan kita, mendengar keluhan-keluhan kita, beliau berjanji akan datang ke sana. Kita sudah tancap gas sekarang, didukung pula,” pungkas Wahidin. (Gie)

 

loading...