Grand Final Piala Presiden Esports 2021: Dihadiri Sandiaga Uno

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 21 Desember 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Empat cabang game melahirkan juara baru pada hari kedua penyelenggaraan Grand Final Piala Presiden Esports 2021 di Bali, Sabtu (18/12/2021).

Keempat juara baru hadir melalui game eFootball PES, Lokapala, Free Fire, dan MPL Speed Chess.

Di cabang eFootball PES, Akbar Paudie keluar menjadi kampiun dengan mengalahkan Rommy Hadiwijaya.

Akbar yang turun mengandalkan skuad Juventus, menang dua game tanpa balas atas Bayern Munchen yang menjadi tim andalan Rommy.

Sementara itu, pertandingan sengit terjadi antara Dewa United melawan VI Dronis pada game Lokapala.

Lokapala sendiri merupakan salah satu game lokal asli buatan Indonesia yang dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2021 bersama Battle of Satria Dewa.

Sempat bermain sabar pada awal laga, keduanya memutuskan bermain terbuka demi meraih kemenangan.

Pada game ini, Dewa United sukses merengkuh titel jawara dengan skor kill akhir 22-6.

Salah satu anggota tim Dewa United, Rexanova menuturkan bahwa kemenangan di ajang Piala Presiden Esports 2021 ini merupakan buah manis dari evaluasi usai bertanding di ajang PON XX Papua.

“Kami belajar banyak dari turnamen PON Papua, belajar dari pengalaman dan melakukan evaluasi yang ternyata tidak sia-sia karena hari ini kami berhasil jadi juara,” ujar Rexanova yang dilansir dari Kompas.com (20/12/2021).

Sementara itu, cabang Free Fire juga telah melahirkan juara baru, yakni ECHO ESPORTS yang keluar sebagai pemimpin klasemen akhir setelah pertarungan sengit sebanyak 10 ronde.

Pada penghitungan final, ECHO ESPORTS berhasil mengumpulkan 132 poin dan sukses mengungguli Kings Esports (106 poin) serta EVOS Divine (98 poin).

Keseruan juga tercipta di partai final game lainnya, yakni MPL Speed Chess yang mempertemukan Kosasih asal Bekasi, Jawa Barat, dengan Leo Lucki dari Palu, Sulawesi Tengah. Dengan skema tiga ronde, Leo Lucki berhasil memenangkan pertandingan dengan ritme yang agak lama pada ronde 1.

Di sisi lain, kehilangan poin membuat Kosasih berusaha bangkit dan akhirnya meraih kemenangan di ronde kedua.

Hal ini membuat keduanya harus memainkan ronde ketiga demi mengamankan gelar juara.

Pada pertarungan pamungkas ini, Leo yang bermain lebih tenang tidak terpancing dengan maneuver-manuver yang dilancarkan Kosasih.

Ketenangan ini membuahkan hasil yang membuat Kosasih menyerah di menit-menit akhir pertandingan. Usai merengkuh titel juara, Leo bertutur bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari konsentrasi dan kemampuannya memperbaiki keterpurukan ketika dikalahkan Kosasih di ronde kedua.”

“Saya berusaha untuk tetap fokus. Mental saya sempat naik ketika pada babak pertama menang, tapi juga turun ketika kalah di babak kedua,” ucap Leo.

“Makanya, saya berusaha memperbaiki mental di babak ketiga hingga akhirnya bisa menang.”

Kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno

Hari kedua Grand Final Piala Presiden Esports 2021 juga dimeriahkan dengan kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno.

Menteri Sandi datang untuk meninjau sekaligus memberikan dorongan motivasi kepada lebih dari 200 atlet esports yang sedang berkompetisi di turnamen olahraga elektronik terbesar di Indonesia ini.

Didampingi Ketua Penyelenggara Piala Presiden Esports 2021 Rangga Danu Prasetyo dan Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan, Sandi menyaksikan jalannya hari kedua turnamen yang tengah mempertandingkan fase semifinal cabang game Lokapala, antara Vi Dronis melawan Jeet Esports.

“Kemenparekraf berterima kasih dengan penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 yang mengusung tema “The Land of Wonders” yang sangat sesuai dengan semangat pariwisata Indonesia,” tutur Sandiaga Uno.

Dia juga mengapresiasi dipertandingkannya cabang game lokal asli Indonesia di Piala Presiden Esports 2021 sebagai bagian upaya untuk memajukan industri kreatif Tanah Air.

Lokapala ini adalah salah satu yang membanggakan kami karena merupakan game asli Indonesia. Untuk ke depan, kami juga melihat peluang untuk game lokal untuk difasilitasi pelatihan dan pendampingan,” ujar Sandi

“Pengembangan permainan ini menjadi satu subsektor potensial yang sangat prospektif di 2022 ke depan melihat banyaknya gamer di Indonesia.”

Seusai menyaksikan jalannya pertandingan, Menteri Sandi kemudian meyempatkan diri untuk menyapa dan berdialog dengan para atlet.

Menurutnya, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 telah membuka banyak ruang bagi generasi muda kreatif Indonesia dalam meraih prestasi yang membanggakan.

“Kemenparekraf akan terus mendukung sehingga ekosistem esports di Indonesia ini terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Indonesia,” imbuh Sandi.

“Esports ini juga bisa menjadi sports tourism dan peluang untuk mempromosikan pariwisata berbasis olahraga. Ini sangat potensial karena ada 60 juta lebih gamer di Indonesia,” ungkapnya. (Uli)