GoFood Puncaki Industri Delivery Makanan, Pendapatannya Naik 20 Persen

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 23 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Layanan delivery makanan dari Gojek yakni GoFood menjadi pemimpin industri kirim dan antar makanan dari vendor ke pelanggan.

Saat ini pendapatan GoFood naik 20 kali lipat dalam empat tahun terakhir. Dalam kondisi pandemi, GoFood mencatat margin positif pada 2020.

GoFood juga menyebut akan terus berinovasi, tidak hanya menjadi layanan pesan-antar makanan tetapi juga berperan membentuk tren kuliner sebagai barometer bisnis kuliner masyarakat.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, GoFoo memiliki prioritas untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dalam menjelajah kuliner.

“Teknologi GoFood memungkinkan pelanggan tidak hanya mengandalkan GoFood untuk pengantaran makanan tetapi juga jadi tujuan ketika mengeksplorasi lebih dari 20 juta item menu makanan dan minuman di seluruh Indonesia,” kata Catherine seperti dikutip dari Merdeka.com (22/02/2021).

GoFood, menurut Catherine, juga menjadi mitra tumbuhnya bisnis kuliner, terutama UMKM. Bahkan menurut catatan GoFood, segmen bisnis ini tumbuh sebesar hampir 40 persen di masa pandemi.

GoFood juga fokus mendukung usaha kuliner untuk GoDigital. Pada akhir 2020, tercatat 750 ribu mitra usaha kuliner bergabung dengan GoFood. Hal ini sekaligus membuat UMKM di GoFood meningkat 50 persen di 2020.

“Seluruh upaya kami membantu pelanggan beradaptasi di masa pandemi, mulai dari pengembangan teknologi, edukasi protokol kesehatan, dan kejelasan informasi dan komunikasi di aplikasi membuahkan hasil,” kata dia.

Tren Kuliner 2021

Dalam kesempatan yang sama, GoFood juga membagikan tren kuliner makanan di tahun 2021 serta prediksinya di 2021. Hal ini untuk menjadi acuan yang bisa diandalkan masyarakat dan UMKM.

Pada 2020 misalnya, menu kuliner terlaris didominasi oleh ayam goreng dan kopi susu. Keduanya masih menjadi menu favorit masyarakat selama pandemi. Ada juga menu mie pedas dengan branding dan kemasan menarik seperti mie setan, mie iblis, dan lain-lain.

Lalu, minuman mix dengan bahan dasar susu segar yang dipadu teh hijau, pandan, boba, dan lain-lain juga cukup favorit di kalangan pengguna. Satu lagi yang juga favorit di 2020 adalah dimsum goreng jenis udang rambutan yang disediakan oleh UMKM.

Sementara untuk prediksi makanan populer tahun 2021 meliputi dessert box, makanan dan minuman berbahan dasar Milo, dan rice bowl dengan berbagai toping. Prediksi ini berdasarkan tingkat jumlah pesanan dan pencarian di akhir 2020.

Ke depan menurut Catherine, di tahun 2021 GoFood ingin terus merancang teknologi yang meningkatkan pengalaman pelanggan jadi lebih baik.

Salah satu fokusnya adalah melalui teknologi personalisasi serta fokus menjadi destinasi dan referensi kuliner di Indonesia. GoFood juga akan merilis sejumlah fitur andalan barunya di 2021 ini. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: