Gini Cara Cegah Terjadinya Gigi Berlubang Pada Anak

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 5 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Tak banyak orang yang mengetahui bahwa karies gigi atau gigi berlubang ternyata juga bisa menular. Adanya perilaku berupa berbagi peralatan makan, meniup, atau mencicipi makanan ternyata bisa menyebabkan penularan ini.

“Karies ditularkan melalui bakteri, Streptococcus mutans, terjadi melalui droplet atau air liur. Aktivitas yang menularkan seperti berbagi alat makan, meniup atau mencicipi makanan anak,” ujar dokter spesialis kedokteran gigi anak di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, Avianti Hartadi beberapa waktu lalu dilansir dari Merdeka.com (03/11/2020).

Untuk mencegah penularan, ketimbang meniup makanan anak yang masih panas, sebaiknya kipasi makanan itu hingga hangat. Di sisi lain, orang tua disarankan memiliki gigi yang sehat agar tak terjadi penularan karies melalui air liur.

Karies terjadi saat gula atau sisa makanan di gigi dan mulut tak dibersihkan sehingga memungkinkan bakteri tumbuh, lalu terjadilah kondisi mulut yang asam dan perlahan menyebabkan gigi berlubang. Avianti mengatakan, karies bisa dimulai dari lapisan email yang bila tidak dirawat akan berlanjut ke bagian dentint lalu memunculkan rasa nyeri saat ada rangsangan seperti rasa manis asam, panas, dingin.

“Ngilu karena dentint dekat dengan pulpa gigi,” kata dia.

Jika masih juga dibiarkan, lubang gigi akan mencapai pulpa atau saraf gigi sehingga anak atau bahkan orang dewasa sekalipun bisa merasa nyeri saat malam hari hingga tidak bisa tidur. Pada tahap lanjut, kondisi ini bisa berujung pada munculnya nanah, bisul hingga bengkak ke area wajah terutama pipi hingga daerah bawah mata. Menurut Avianti, sekalipun gigi anak belum menjadi gigi permanen, sebaiknya segera tambal lubang yang muncul agar karies tidak semakin dalam dan berujung membuat anak sulit makan.

Camilan yang Baik untuk Anak

Dia mengingatkan Anda untuk memastikan anak menyikat gigi mereka usai meminum susu. Apabila tengah malam masih minum susu, bilas atau lap dengan kasa dibasahi air putih.

Selain itu, rencanakan varian menu makanan dengan anak sehingga dia tak mengemut makanan. Mengemut makanan bisa membuat kondisi mulut menjadi asam dan memunculkan karies gigi.

Hal lain yang bisa Anda lakukan, tidak memberi camilan pada anak sebelum makan dan membiarkan anak makan sambil menonton atau bermain karena ini tergolong kebiasaan buruk yang bisa merusak gigi. Khusus untuk camilan, sebaiknya pilih buah, puding buah atau keju ketimbang makanan yang lengket seperti cokelat atau makanan tinggi gula.

“Kalau anak suka ngemil? camilan sebaiknya buah, puding buah, keju, kalau suka biskuit coleklat bisa diberikan setelah makan siang, 30 menit kemudian setelah makan, minta (atau temani) anak sikat gigi,” tandas Avianti. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: