Geneva International Motor Show Siap Digelar, Tapi Banyak Pabrikan yang Absen

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Senin, 11 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pameran otomotif terbesar di Swiss, Geneva International Motor Show, sudah dipastikan akan kembali digelar pada tahun 2022 mendatang. Meski demikian, penyelenggara mengungkapkan ada beberapa produsen mobil yang akan absen dalam penyelenggaraannya.

Pameran ini rencananya akan diselenggarakan pada 19 – 27 Februari 2022. Kepastian tersebut terungkap pasca dua tahun selama kondisi pandemi Covid-19, mereka tidak menyelenggarakan pameran yang kerap menjadi tempat world premiere bagi produsen otomotif.

Dilansir dari Liputan6.com (09/10/2021), CEO Geneva International Motor Show, Sandro Mesquita, mengungkapkan bahwa mereka tidak akan memiliki banyak peserta pameran karena melihat situasi ekonomi yang dihantam badai covid-19.

Beberapa pabrikan yang sudah menyatakan hadir dalam pameran tersebut, antara lain adalah Volkswagen Group seperti VW dan Audi dipastikan akan hadir. Sementara untuk Bentley dan Lamborghini, mereka sudah menyatakan tidak akan berpartisipasi.

Pabrikan lainnya seperti BMW, GM, Ford dan Stellantis, juga sudah membulatkan keputusan mereka untuk tidak hadir dalam pameran otomotif tersebut. Sementara Mercedes-Benz, mereka belum memberikan konfirmasi apakah ikut atau tidak.

Melihat banyak pabrikan mobil premium yang absen pada Geneva International Motor Show, tentunya ini menjadi sebuah fenomena menarik.

Acapkali, lantai pameran ini menjadi saksi dari peluncurkan mobil untuk pertama kalinya seperti yang dilakukan Ferrari melalui LaFerrari, McLaren yang membawa P1 dan Lamborghini yang memboyong Huracan.

Konferensi Pers akan Dibuat Secara Digital

Meski diadakan dalam kondisi pandemi, penyelenggara sudah meracik formula baru untuk siaran konferensi persnya. Nantinya, semua itu dilakukan secara digital yang memungkinkan semua media global bisa menyaksikan tanpa harus hadir di tengah-tengah pameran.

Walapun tidak dihadiri oleh sejumlah brand besar, namun penyelenggara tetap menampilkan gelaran yang spektakuler dan konsep berbeda kepada penggemar otomotif.

Nantinya, para produsen yang tidak hadir tersebut, masih bisa mengikuti gelaran Geneva International Motor Show pada tahun berikutnya. (Uli)