Gelaran Pasar Murah Disdagin di Depok Dinilai Tepat Sasaran

tribunnewscom/indolinear.com
Minggu, 27 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Depok – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok telah dua kali mengadakan gelaran pasar murah paket sembako bagi warga kurang mampu yang dilakukan di Tapos dan Pancoran Mas, Depok, dalam pekan ini. Dipastikan telah tepat sasaran dan sukses membantu keluarga prasejahtera.

Terbukti dalam setiap gelarannya, pasar murah langsung disambut antusias warga yang sebelumnya sudah mendapat kupon dan berhak membeli paket sembako di bawah harga pasaran.

Mereka yang mendapat kupon ditentukan dengan kordinasi penuh antara Disdagin, kelurahan setempat serta RW dan RT.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kota Depok, Anim Mulyana.

“Para warga yang berhak membeli paket sembako murah lewat kupon yang dimiliki, cukup antusias dengan adanya pasar murah kami ini. Mudah-mudahan ini bisa membantu mereka,” kata Anim.

Ia mengatakan dua kali pasar murag yang digelar Disdagin bulan ini adalah di RT 04/RW 02, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok Senin (21/8/2017) lalu dan di RW 15, Kelurahan Pancoran Mas, Depok.

Setiap gelaran katanya, ada 300 paket sembako murah yang disediakan dan dijual dibawah harga pasaran. Warga yang boleh membelinya adalah warga prasejahtera yang sebelumnya telah mendapat kupon.

Setiap satu paket sembako berisi 1 kg tepung terigu, 1 kg gula pasir, 5 mi instan, 1 liter minyak goreng, dan 2 kaleng ikan sarden. Setiap paket dijual seharga Rp 35.000 dari harga pasaran Rp 58.500.

“Kegiatan pasar murah ini mendapat subsidi dari Pemkot Depok sebesar 40 persen, sehingga warga hanya membayar sekitar setengah dari harga normal,” katanya.

Dengan adanya kegiatan pasar murah, dirinya berharap bisa membantu warga dalam mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. “Sekaligus mempermudah masyarakat dalam memperoleh sembako murah,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad mengatakan gelaran pasar murah Disdagin adalah salah satu cara menekan inflasi ekonomi di Kota Depok.

“Ini sebagai salah satu upaya agar stabilitas perekonomian di Kota Depok tetap terjaga dan juga meningkatkan daya beli masyarakat karena harganya murah. Sehingga bisa menurunkan tingkat inflasi di Kota Depok,” kata Idris saat membuka gelaran pasar murah di Tapos.

Sebab kata Idris jika inflasi tinggi, dapat berdampak pada stabilitas perekonomian di Depok. “Dimana daya beli masyarakat kurang dan harga menjadi tak terjangkau,” katanya.

Ia mengatakan dengan harga paket sembako dibawah pasaran yang dijual pihaknya, terwujud karena Pemkot Depok mensubsidi paket sembako yang dijual sebesar Rp 40 persen.

Farida (52) salah satu warga Pancoran Mas, yang mendapat kupon dan berhak membeli paket sembako di pasar murah, mengaku senang dengan kegiatan ini.

“Sangat membantu bagi warga seperti saya. Karena harga paket sembakonya sangat murah dan memang dibawah harga pasaran,” katanya. (Gie)