Geger Domba Mutan, Berkepala 2 Dan Mempunyai 3 Telinga

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 30 Agustus 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seorang peternak di Argentina terkejut ketika dombanya melahirkan anak yang tidak lazim. Domba indukan miliknya melahirkan anak dengan dua kepala dan tiga telinga.

Sayangnya, anak domba itu hanya bertahan beberapa hari sebelum mati di sebuah laboratorium milik universitas.

Dalam sebuah video yang menyedihkan terlihat anak domba itu mengembik lemah saat berjuang untuk berdiri.

Domba mutan itu lahir di sebuah peternakan di desa Colonia La Alianza, Coronel Belisle, Provinsi Rio Negro, dilansir dari dream.co.id (28/08/2020).

Domba Mutan Lahir dengan 2 Kelapa dan 3 Telinga

Peternak Juan Carlos Sarasola mengatakan, saat domba melahirkan biasanya muncul dua ekor anak domba secara bergantian.

” Tapi kali ini yang muncul adalah dua hidung anak domba secara bersamaan. Kami tidak tahu harus berbuat apa,” kata pria pemilik 50 domba ini.

Sarasola kemudian meminta pegawainya yang mengurus kelahiran anak domba itu untuk memeriksa rahim induknya agar bisa mengetahui kondisinya.

Pegawainya mengatakan kepada Sarasola bahwa anak domba yang belum dilahirkan itu memiliki dua kepala dan tiga telinga.

” Awalnya saya kira dia bercanda. Tapi anak domba itu memang punya dua kepala dan tiga telinga,” kata Sarasola.

Air Susu Keluar dari Hidung di Kepala Satunya

Induk domba segera dibaringkan untuk mengurangi rasa sakit akibat kelahiran yang tidak normal itu.

Begitu anak domba itu lahir, Sarasola segera menyusukan kepada induknya.

” Anak domba itu memang menyusu induknya. Tapi susu yang diminum keluar lagi dari hidung di kepala satunya,” kata Sarasola.

Hewan aneh itu kemudian ditempatkan di dekat pemanas pada malam pertama setelah dia dilahirkan.

” Kami mendengar ia mengembik tanpa henti sehingga kami memberinya susu dan menghangatkannya,” kata Sarasola.

Mati Setelah 4 Hari Dilahirkan

Sarasola percaya bahwa domba mutan itu akan mati pada pagi harinya. Tetapi dia menemukannya masih hidup.

” Ia tidak bisa berdiri. Mungkin karena punya dua kepala sehingga terasa berat. Tapi ia baik-baik saja,” katanya.

Sarasola kemudian membawa domba mutan itu ke Sekolah Rumah Sakit Hewan Universitas Rio Negro untuk dilakukan analisis.

Tidak diketahui apa yang menyebabkan cacat yang dialami hewan aneh itu. Tapi baru empat hari di laboratorium universitas, anak domba itu mati. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: